Pasien Covid-19 Jakarta Hari Ini Hanya Tambah 782 Orang, Dinkes: Data Tertunda

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengutarakan pasien Covid-19 hari ini bertambah 782  orang. Angka ini turun cukup jauh dari sehari sebelumnya yang mencapai 2.471 kasus baru.

    Dwi menerangkan, sebagian data pasien Covid-19 hari ini tertunda karena ada perbaikan koneksi input pada sistem Kementerian Kesehatan.

    "Kemungkinan akan ada akumulasi data dari yang sebelumnya tidak bisa dilakukan penarikan melalui sistem," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 23 Februari 2021.

    Baca juga: Input Data Masih Masalah, Dinkes Catat Kasus Covid-19 di Jakarta Hari Ini 2.471

    Dwi berujar, pihaknya melakukan tes swab PCR terhadap 10.579 spesimen. Sebanyak 8.204 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 782 positif dan 7.422 negatif.

    Kasus Covid-19 Jakarta secara total kini mencapai 331.876. Rinciannya, 12.065 orang masih dirawat atau menjalani isolasi, 5.248 meninggal, dan 314.563 sembuh. Pemerintah DKI Jakarta mencatat persentase kematian 1,6 persen dan kesembuhan 94,8 persen.

    Sementara itu, positivity rate dalam sepekan terakhir mencapai 16,8 persen. "Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,1 persen," ucap dia. Padahal, World Health Organization (WHO) mematok standar agar positivity rate tak lebih dari lima persen.

    Sebelumnya dilaporkan pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet hari ini bertambah 159 orang, dari sebelumnya 3.652 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.