Atasi Banjir, Ridwan Kamil Sebut Perbaikan Kali Bekasi Tahun Ini Dilakukan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas gabungan mengevakuasi warga menggunakan perahu karet saat terjadi banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 19 Februari 2021. Banjir tersebut terjadi akibat jebolnya tanggul di wilayah tersebut yang membuat aliran Kali Bekasi meluap hingga memasuki pemukiman warga dengan ketinggian mencapai sekitar 80 sentimeter hingga 2 meter. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Sejumlah petugas gabungan mengevakuasi warga menggunakan perahu karet saat terjadi banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 19 Februari 2021. Banjir tersebut terjadi akibat jebolnya tanggul di wilayah tersebut yang membuat aliran Kali Bekasi meluap hingga memasuki pemukiman warga dengan ketinggian mencapai sekitar 80 sentimeter hingga 2 meter. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, untuk menanggulangi banjir di Bekasi Pemprov Jabar akan melakukan perbaikan Kali Bekasi pada tahun ini.

    "Jadi kalau ditanya apa upaya pemerintah, banyak sekali. Ada yang sudah dikerjakan 100 persen, 50 persen dan ada yang dikerjakan tahun ini," kata Ridwan Kamil saat meninjau kondisi jebolnya tanggul Sungai Citarum di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa, 23 Februari 2021.

    Dia menyebut jebolnya tanggul karena debit air sungai yang melebihi kapasitas. Dari kapasitas Sungai Citarum sebanyak 800 meter kubik, pada beberapa hari terakhir naik hingga 1.300 meter kubik.

    "Jadi Citarum ini meluapnya luar biasa, kapasitasnya 800 meter kubik, kemarin kelimpasan sampai 1.300 meter kubik. Jadi melebihi tinggi dan akhirnya menjebol beberapa titik tanggul," katanya.

    Jebolnya tanggul di Pebayuran ini, kata dia, sudah masuk level dua sehingga tidak bisa ditangani dengan menumpuk karung berisi tanah. Maka dari itu, untuk jangka pendek, pihaknya tengah membangun tanggul darurat dengan menggunakan geotekstil.

    Baca juga: Solusi Banjir di Kota Bekasi, Rahmat Effendi: Bikin Lagi Tangkapan Air

    "Geotekstil itu akan dikerjakan sore atau malam ini, mudah-mudahan secepatnya bisa beres," katanya.

    Sedangkan untuk jangka panjang, pihaknya bakal melakukan perbaikan pada aliran Kali Bekasi terutama pada pertemuan antara Sungai Cikeas dan Cileungsi.

    "Kali Bekasi itu ada pertemuan antara Sungai Cikeas dan Cileungsi, baru sedang lelang tahun ini karena ada sebagian tanah yang sedang dibebaskan. Mudah-mudahan dapat dikerjakan secepatnya," katanya.

    Ia menambahkan perbaikan Kali Bekasi merupakan bagian dari penanganan banjir di Jawa Barat.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.