Geger Penemuan Mayat Gadis Dalam Plastik di Bogor, Polisi: Korban Pembunuhan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com

    Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com

    TEMPO. CO, Bogor - Penemuan mayat dalam plastik di depan sebuah toko bangunan menggegerkan warga di Sukaresmi, Kota Bogor. Kapolres Kota Bogor Komisaris Besar Susatyo Purnomo menyebut mayat perempuan muda yang diperkirakan masih belasan tahun itu diduga tewas dibunuh.

    "Kami masih lakukan penyelidikan, sementara diduga korban pembunuhan," kata Susatyo seusai meninjau TKP, Kamis 25 Februari 2021.

    Korban diduga dibunuh karena saat ditemukan mayat gadis muda itu dibungkus dengan plastik hitam dan kondisi kaki terikat. Tidak ada bagian tubuh yang hilang, korban menggunakan kaos putih dan celana pendek setelah plastik pembungkus kami buka," kata Susatyo.

    Mayat perempuan muda tersebut ditemukan oleh saksi bernama Dedi sekitar pukul 07.00. Pada saat itu, Dedi hendak mengirim barang ke toko material tempat ditemukannya mayat.

    Bungkusan mayat di depan toko bangunan itu menghalangi kendaraannya, sehingga Dedi turun untuk menggeser plastik hitam tersebut. Ketika hendak menggeser bungkusan itu, Dedi mencurigai isinya. "Saksi melaporkan penemuannya itu ke RT setempat dan pihak RT melaporkan ke pihak kepolisian," kata Susatyo.

    Baca juga: Sidang Kasus John Kei, Kelompok Nus Kei Sebut Daftar Nama Target Pembunuhan

    Susatyo mengatakan selain penemuan mayat dalam kantong plastik itu juga ditemukan lima barang bukti lainnya milik korban diantaranya satu buah tas, satu buah kacamata, dua buah kue donat, satu buah dompet berwarna coklat dan satu buah alat make up. "Kami terus lakukan penyelidikan. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah sakit Ciawi untuk di otopsi," kata Susatyo.

    M. A MURTADHO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.