108 Rumah di Cilincing Rusak Akibat Puting Beliung, Warga: Belum Ada Bantuan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi rumah yang rusak diterjang angin puting beliung di Kaliabang Tengah, Bekasi, Jawa Barat, 24 Oktober 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kondisi rumah yang rusak diterjang angin puting beliung di Kaliabang Tengah, Bekasi, Jawa Barat, 24 Oktober 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Kampung Sawah yang menjadi korban puting beliung pada Jumat dinihari mempertanyakan bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tak kunjung datang. Puting beliung merusak 108 rumah di Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

    "Belum ada bantuan. Tadi pagi Dinas Sosial sudah datang, tapi baru mendata," kata dia saat dihubungi hari ini.

    Rudi menceritakan puting beliung melanda RW 11 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, pada Jumat dinihari antara pukul 00.00-02.00. Akibatnya, 108 rumah di RT 2, 3, 4, 5, 6, dan 10 terdampak. Menurut dia, angin kencang itu baru pertama kali menimpa warga di sana.

    "Dari semenjak saya tinggal di sini belum pernah ada, baru kali ini," ujar dia.

    Rumah Rudi selamat dari terpaan puting beliung. Namun rumah orang tuanya rusak.

    Dari video dan foto yang dikirimkan Rudi tampak puing-puing berupa kayu berserakan dengan atap yang runtuh. Sebagian besar plafon rumah yang terdampak juga rusak.

    Baca juga: 13.021 Keluarga Terdampak Banjir dan Angin Puting Beliung di Kabupaten Bekasi

    Rudi mengatakan tak ada korban jiwa dalam bencana puting beliung ini. Warga Kampung Sawah Cilincing juga masih bertahan di rumah masing-masing. Bahkan, beberapa orang tengah memperbaiki huniannya dengan dana pribadi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.