Moge Terobos Belakang Istana Kepresidenan, Polisi: Pelanggaran Akan Ditetapkan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat melakukan simulasi pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019. Simulasi pengamanan tersebut dilakukan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang akan dilaksanakan pada Minggu, 20 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat melakukan simulasi pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019. Simulasi pengamanan tersebut dilakukan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang akan dilaksanakan pada Minggu, 20 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum menetapkan jenis pelanggaran terhadap para pengendara moge yang ditendang anggota Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres.

    Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar menyebut, pihaknya harus terlebih dulu mengklarifikasi kejadian kepada pengendara tersebut.

    "Kami akan klarifikasi kan untuk membuktikan bahwa ini kategorinya adalah pelanggaran lalu lintas atau pelanggaran-pelanggaran lain. Misalkan pelanggaran protokol kesehatan dan sebagainya," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 27 Februari 2021.

    Fahri menuturkan telah mengantongi identitas beberapa pengendara moge. Namun, dia belum merincikan identitas pelaku ataupun kronologis kejadiannya.

    Yang pasti, lanjut dia, polisi telah memanggil para pengendara moge untuk dimintai klarifikasi."Kalau mereka datang, kita akan lakukan klarifikasi," ujar dia.

    Sebelumnya, seorang anggota Paspampres menendang pengendara moge viral di media sosial. Dari video yang beredar, rombongan pengendara moge tampak tampak melintasi Jalan Veteran III.

    Baca juga : Tendang Pengendara Moge, Paspampres: Itu Paling Ringan, Aturannya Ditembak

    Padahal, jalan itu telah ditutupi dengan pembatas atau traffic cone. Kejadian ini persisnya berlangsung di belakang Istana Kepresidenan pada Ahad, 21 Februari 2021 sekitar pukul 06.00 WIB.

    Asisten Intelijen Paspampres, Letkol (Inf) Wisnu Herlambang membenarkan kejadian anggotanya yang menendang pengendara moge. Wisnu mengklaim tindakan itu sudah sesuai aturan.

    Sebab, kata dia, para pengendara moge itu menerobos area VVIP sekitar Istana Kepresidenan. Lantas, Paspampres melakukan langkah pengamanan instalasi VVIP.

    "Kalau itu hanya ditendang, tidak dipukul. Dan sebetulnya itu sudah tindakan yang paling ringan. Sebenarnya kalau sudah menerobos VVIP di aturannya ditembak, dilumpuhkannya dengan cara ditembak karena sudah mengancam," ucap Wisnu kepada wartawan, Jumat, 26 Februari 2021 soal kasus pengendara moge terobos VVIP di belakang Istana Kepresidenan tersebut.

    LANI DIANA | DEWI NURITA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.