Banjir Bekasi, Aliran Listrik Wilayah Terdampak Sudah Pulih 100 Persen Hari Ini

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial rumah warga serta akses jalan terdampak banjir luapan Sungai Citarum di Desa Sumberreja, Kecamatan Pabayuran, Kabupaten Bekasi, Senin, 22 Februari 2021. Akibatnya 6000 kepala keluarga terdampak bencana tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Foto aerial rumah warga serta akses jalan terdampak banjir luapan Sungai Citarum di Desa Sumberreja, Kecamatan Pabayuran, Kabupaten Bekasi, Senin, 22 Februari 2021. Akibatnya 6000 kepala keluarga terdampak bencana tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bekasi -Jebolnya tanggul Sungai Citarum di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membuat aliran listrik di wilayah sekitar padam, akibat banjir Bekasi dan menyebabkan terganggunya gardu distribusi  PLN.

    “Alhamdulillah puji syukur, kita berhasil memulihkan seluruh gardu distribusi yang terdampak banjir di Jabar,” kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Agung Nugraha, Minggu, 28 Februari 2021.

    Sebelumnya tanggul Sungai Citarum di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi yang jebol sempat menghambat proses pemulihan pada dua unit gardu distribusi.

    Agung menjelaskan, sebanyak 2.162 gardu dan 535 ribu pelanggan yang sebelumnya terdampak banjir telah menyala kembali.

    Dia menuturkan kedua gardu terakhir yang berhasil dipulihkan hari ini terletak di Kabupaten Bekasi dan dikarenakan kondisi tanggul sungai Citarum yang sempat jebol, PLN perlu mengutamakan keselamatan masyarakat dengan menunggu berhasil tanggul diperbaiki, memastikan kondisi telah aman dari banjir dan segera mengoperasikan kedua gardu tersebut.

    "Dikarenakan saat ini masih musim hujan, PLN tetap menyiagakan petugas untuk terus memantau wilayah-wilayah yang betpotensi guna mengantisipasi apabila terjadi banjir kembali, selain itu PLN juga memberikan kemudahan bagi Pelanggan untuk saat ini bisa melakukan pelaporan stan kWH Meter melalui aplikasi PLN Mobile" kata Agung.

    Dirinya menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas PLN yang telah dan terus bersiaga dalam mengamankan masyarakat yang terlanda musibah banjir.

    Secara keseluruhan, dalam mengamankan kelistrikan pasca banjir di Jabar, PLN telah menyiagakan sebanyak 3.799 personel.

    Baca juga : Tanggul Sungai Citarum Jebol, Jokowi Targetkan Perbaikan Selesai dalam 2 Hari

    PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika musim hujan dan terjadi banjir, apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter.

    "Untuk mengetahui informasi terkini atau menyampaikan aduan terkait kelistrikan serta mengetahui tagihan rekening listrik, masyarakat dapat mangaksesnya melalui aplikasi PLN Mobile," kata dia terkait kasus listrik padam akibat banjir Bekasi.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.