Warga Jakarta Kecelakaan Laut di Pulau Tunda, Basarnas Evakuasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kapal tenggelam. freepik.com

    Ilustrasi kapal tenggelam. freepik.com

    TEMPO.CO, Serang - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Banten mengevakuasi warga Jakarta yang kecelakaan laut di Pulau Tunda, Kabupaten Serang pada Sabtu, 27Februari 2021. Satu di antaranya meninggal dunia.

    "Korban yang meninggal dunia itu diketahui bernama Chairul Komarudin, 45 tahun, warga Kemayoran Jakarta Pusat," kata Humas Basarnas Banten Sito Warsito di Serang, Ahad, 28 Februari 2021.

    Baca: Kecelakaan Truk Terguling di Cengkareng Siang Ini, Sopir Diduga Ngantuk

    Dalam evakuasi itu, Basarnas juga dibantu BPBD Kabupaten Serang, Polairud, Polisi, TNI, Relawan Kecamatan dan masyarakat setempat.

    Kecelakaan laut itu terjadi pukul 04.30 WIB. Kapal Motor (KM) Sampoerna terbalik setelah diterjang angin kencang di kawasan Pulau Tunda, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

    Perahu Sampoerna itu ditumpangi enam warga Jakarta dan empat kru kapal yang terdiri dari nahkoda dan anak buah kapal (ABK).

    Warga Jakarta itu berangkat dari Pelabuhan Karangantu, Jumat, 26 Februari 2021 dan menyewa Kapal Motor Sampoerna untuk memancing di kawasan Pulau Tunda.

    Penumpang yang selamat adalah Suryadi Nugraha, 44 tahun, Alek Nugraha, 38 tahun, Dwiyanto, 40 tahun, Suhada, 35 tahun, dan Darji, 41 tahun.

    Kru kapal motor yang kecelakaan itu adalah warga Kota Serang. Nahkodanya Rifai, sedangkan anak buah kapalnya Mursalin, Sihabudin, dan Andri. "Semua penumpang KM Sampoerna yang selamat dibawa ke Dermaga Karangantu untuk diminta keterangan petugas," kata Sito.

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.