Setahun Covid-19 Jakarta: Karantina Wilayah yang Batal, PSBB Hingga PPKM Mikro

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pemain Timnas sepak bola U-23 Yakob Sayuri di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Februari 2021. ANTARA

    Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pemain Timnas sepak bola U-23 Yakob Sayuri di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Februari 2021. ANTARA

    Menurut dia, karantina wilayah menjadi satu-satunya solusi untuk menekan penularan Covid-19 yang paling cepat. Dengan menerapkan karantina selama dua masa inkubasi virus corona, kata dia, penularan virus yang sudah begitu tinggi di Indonesia ini bisa segera dikendalikan.

    "Tapi mengerti pemerintah tidak akan sanggup menanggung bebannya. Padahal kalau masalah kesehatannya yang diselesaikan lebih dulu, pemerintah bisa lebih cepat menata perekonomian."

    Pemerintah saat ini menerapkan aturan PPKM mikro. PPKM Mikro telah dimulai sejak 11 Januari dan masih diperpanjang hingga hari ini. Pembatasan ini diterapkan di sejumlah kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Pulau Bali.

    Namun, perpanjangan PPKM Mikro sejak 9 Februari lalu terlihat lebih longgar dibanding PPKM sebelumnya. Sebab pemerintah merelaksasi limitasi kegiatan usaha dari 25 persen menjadi 50 persen kapasitas. Selain itu, jam operasional sektor usaha juga ditambah dari pukul 19.00, menjadi 21.00.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pemerintah sudah bisa mengendalikan Covid-19 setelah setahun mewabah di Ibu Kota. "DKI Jakarta bisa mengendalikan pandemi sekali pun angkanya (penularan) masih cukup tinggi," kata Riza di Balai Kota DKI, Senin, 1 Maret 2020.

    Setahun Covid-19, wabah sudah bisa dikendalikan melihat dari angka kematian yang mencapai 1,6 persen dan kesembuhan 95,3 persen. Hingga 28 Februari kemarin, sebanyak 339.735 kasus Covid-19 tercatat di Ibu Kota. Dari jumlah itu sebanyak 323.892 orang telah dinyatakan sembuh dan meninggal 5.478 orang.

    Selain itu, pengendalian Covid-19 bisa terlihat dari data keterisian tempat tidur isolasi dan ruang perawatan intensif (ICU) yang semakin turun. Saat ini tingkat keterisian ruang ICU mencapai 70 persen dan isolasi 64 persen. Pada awal Januari kemarin tingkat keterisian tempat tidur isolasi dan ICU sempat menyentuh lebih dari 80 persen.

    Baca juga: Setahun Pandemi, Wagub DKI Sebut Pemprov Bisa Kendalikan Covid-19

    Adapun kamar isolasi telah terisi 5.249 dari total 6.663 tempat tidur di 106 rumah sakit rujukan Covid-19. Sedangkan ICU terisi 789 dari 1.133 tempat tidur. "Kami juga masih terus meningkatkan jumlah rumah sakit rujukan," ujarnya.

    IMAM HAMDI | LANI DIANA | TAUFIQ SIDDIQ | DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.