Dinas Bina Marga DKI Bakal Tata Trotoar dengan Konsep Complete Street

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejalan kaki melintas di trotoar kawasan Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad, 28 Februari 2021.  TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pejalan kaki melintas di trotoar kawasan Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad, 28 Februari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, JakartaDinas Bina Marga DKI Jakarta akan melakukan penataan trotoar di 10 ruas jalan dengan konsep complete street

    Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan konsep complete street ini adalah penataan ulang ruang jalan sesuai dengan fungsinya untuk mengakomodir seluruh kebutuhan pengguna jalan. 

    "Konsep tersebut dijalankan dengan memprioritaskan pejalan kaki, pesepeda dan pengguna transportasi umum, yang juga sudah termaktub dalam kegiatan strategis daerah di wilayah kota masing-masing," kata Hari di Jakarta, Selasa 2 Maret 2021.

    Penataan trotoar di 10 ruas jalan Ibu Kota pada 2021 akan dimulai dari tiga ruas jalan di Kawasan Kebayoran Baru. Rencana penataan trotoar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terdiri atas trotoar di Jl. Senopati-Jl. Suryo, Jl. Wolter Monginsidi-Jl. Trunojoyo dan Jl. Gunawarman
    dilakukan mulai Mei sampai Desember 2021 sepanjang kurang lebih 4,6 kilometer.

    Kawasan Kebayoran Baru menjadi yang pertama karena kawasan ini sebagai destinasi tempat tinggal, bisnis, pusat perbelanjaan dan wisata dengan potensi pengembangan wisata kuliner nya.

    Pengembangan kawasan itu perlu didukung oleh fasilitas publik lainnya dengan tidak menghilangkan identitasnya sebagai Kawasan Cagar Budaya dan menjadikannya Kawasan Transit Oriented Development (TOD) dengan kemudahan aksesibilitas pejalan kaki serta kemudahan menuju berbagai akses moda transportasi (MRT, BRT, Bus Non BRT) di kawasan tersebut.

    Untuk penataan sejumlah trotoar di Kawasan Kebayoran Baru tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2021 senilai Rp60 miliar.

    Karena itu, tujuan penataan trotoar di Kawasan Kebayoran Baru diarahkan untuk mendukung kawasan TOD Kebayoran Baru, mendukung mobilitas "15-minute city" untuk ragam kelas sosial ekonomi, mendorong perpindahan pengguna moda transportasi pribadi di dalam kawasan dengan transportasi publik dan atau sepeda.

    Selain itu mendorong mobilitas jarak pendek (micro-mobility) dengan moda transportasi tidak bermotor serta menata saluran utilitas kabel udara menjadi bawah tanah.

    Baca juga: Trotoar di Jakarta Hampir 90 Persen Dipakai Parkir Liar dan PKL

    Setelah dilakukan penataan trotoar di Kebayoran Baru, penataan akan dilanjutkan di sejumlah ruas jalan di wilayah lain yang terdiri atas:

    Jakarta Barat:
    -Jl Duri Kosambi

    Jakarta Selatan:
    - Jl Tebet CS, Jl Tebet Raya (lanjutan)
    - Jl Senopati hingga Jalan Suryo
    - Jl Woltermonginsidi hingga Jl Trunojoyo
    - Jl Gunawarman

    Jakarta Pusat:
    - Jl Kesehatan
    - Jl Raden Saleh

    Jakarta Barat:
    - Kawasan Puri, Jl Puri Wangi

    Jakarta Timur:
    - Jl Layur

    Jakarta Utara:
    - Area sekitar Jakarta International Stadium, Jl Sunter Permai Raya-Jl Danau Sunter Barat
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.