Bubarkan Laga Uji Coba Timnas U-23, Begini Alasan Polisi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper timnas U-22 Nadeo Argawinata (kanan) berlatih di Lapangan D, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Maret 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Kiper timnas U-22 Nadeo Argawinata (kanan) berlatih di Lapangan D, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Maret 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Tempo.co, Jakarta - Kepolisian Sektor Metro Tanah Abang membubarkan pertandingan laga uji coba antara Tim Nasional atau Timnas U-23 melawan PS Tira Persikabo di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat. Pembubaran dilakukan sesaat sebelum kedua tim bertanding pada Rabu malam, 3 Maret 2021 sekitar pukul 19.30 WIB. 

    "Izinnya belum ada, sparing sih sebenarnya, sparing Timnas U-23. Cuma mereka baru ngabarin kalau ada kegiatan malam ini, nah kami arahkan agar urus izinnya dulu," kata Kapolsek Metro Tanah Abang Komisaris Singgih Hermawan saat dihubungi, Kamis, 4 Maret 2021. 

    Singgih menjelaskan, pihaknya sebenarnya sudah membolehkan adanya pertandingan bola tanpa penonton di tengah penerapan PPKM Mikro. Namun, kata Singgih, panitia harus memiliki izin dari pihak kepolisian hingga ke pengelola tempat pertandingan.

    Pada pertandingan Timnas U-23 melawan PS Tira Persikabo semalam, panitia mengaku masih mengurus izin tersebut. Mereka pun dengan tertib mengikuti arahan polisi untuk membubarkan diri. 

    Baca juga: Uji Coba Timnas U-23 Batal, PSSI Mengaku Terlambat Urus Izin ke Polisi

    "Makanya kami hentikan, kami laranglah. Mereka belum sempat main," kata Singgih. 

    Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengakui keterlambatan federasi untuk meminta izin keramaian dari kepolisian dalam laga uji coba Timnas U-23. Untuk itu PSSI akan terus melakukan komunikasi dengan Mabes Polri. "PSSI mengerti dan memahami kenapa Mabes Polri belum mengizinkan pertandingan. Mungkin karena izin kami (PSSI) terlalu mendadak sehingga Mabes Polri perlu melakukan kajian lebih mendalam sebelum mengeluarkan izin. Dengan ini PSSI meminta maaf kepada Mabes Polri yang sudah direpotkan,'' ujar Yunus Nusi dikutip dari situs PSSI.

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.