DKI Setop Suguhkan Data RW Zona Merah Covid-19, Ini Gantinya

Editor

Dwi Arjanto

Petugas kebersihan tampak tidak mengenakan masker saat beraktivitas di wilayah zona merah Covid-19 di kawasan Paseban, Jakarta, Selasa, 16 Februari 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta tak lagi mendata zona merah Covid-19 di tingkat Rukun Warga (RW).

Kepala Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jakarta Smart City, Yudhistira Nugraha mengatakan, pencatatan zona merah diganti menjadi tingkat Rukun Tetangga (RT).

"Untuk RW sudah tidak diupdate, sekarang berbasis RT," kata dia saat dihubungi, Jumat, 5 Maret 2021.

Menurut dia, kebijakan ini berlaku sejak Jakarta menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. PPKM Mikro di Ibu Kota dimulai pada 9 Februari 2021.

Data zona merah dapat diakses di situs corona.jakarta.go.id. Pemerintah DKI menyebut zona merah sebagai zona rawan. Artinya, tingkat penularan Covid-19 di zona tertentu tergolong tinggi.

Dari pantauan Tempo, biasanya situs itu akan menginformasikan jumlah terbaru RW zona merah satu minggu sekali. Akan tetapi, data tak lagi diperbarui sejak 4 Februari 2021.

Pemerintah DKI melalui Jakarta Smart City lantas menambah data baru, yakni zona rawan di tingkat RT. Yudhistira menyampaikan, perubahan peta zona ini baru diterapkan sejak PPKM Mikro.

Baca juga : Jakarta Disebut Keluar dari Zona Merah Covid-19, DPRD DKI: Jangan Lengah

"Ini juga baru kebijakannya, updatenya di RT yang lebih details," ucap dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pertama kali mengumumkan RW zona merah Covid-19 pada 4 Juni 2020. Saat itu didapati 66 RW zona merah.

"Kami menemukan bahwa di Jakarta ini ada 66 RW dengan laju incident rate yang masih tetap harus mendapat perhatian khusus," kata Anies Baswedan saat konferensi pers daring, Kamis, 4 Juni 2020.

RW zona merah Covid-19 masuk dalam wilayah pengendalian ketat (WPK). Jumlahnya naik-turun per periode pembaruan data. Yang tertinggi ditemukannya 82 RW zona merah per 4 Februari 2021.






Orang Pilihan Jokowi akan Gantikan Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta

11 jam lalu

Orang Pilihan Jokowi akan Gantikan Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menggeser Marullah Matali dari posisi Sekda DKI menjadi Deputi Gubernur


Marullah Matali Jadi Deputi Gubernur DKI, Heru Budi: Lingkup Kerja Lebih Luas dan Lincah

16 jam lalu

Marullah Matali Jadi Deputi Gubernur DKI, Heru Budi: Lingkup Kerja Lebih Luas dan Lincah

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan pelantikan Marullah Matali sebagai Deputi Gubernur agar bisa bekerja dengan cakupan yang lebih luas dan lincah dalam mengerjakan tugas. Sebab, luang lingkup kerja Sekretaris Daerah (Sekda) terbatas pada internal.


Posisi Sekda DKI Dirombak, Heru Budi: Terima Kasih Marullah Matali atas Pengorbanannya Pimpin ASN

18 jam lalu

Posisi Sekda DKI Dirombak, Heru Budi: Terima Kasih Marullah Matali atas Pengorbanannya Pimpin ASN

Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono merombak jabatan Sekretaris Daerah DKI. Pelantikan berlangsung di Balai Kota, Jumat, 2 Desember 2022.


Warga Kampung Bayam Terlantar, Jakpro Bantah Lepas Tangan

1 hari lalu

Warga Kampung Bayam Terlantar, Jakpro Bantah Lepas Tangan

Warga Kampung Bayam yang tergusur demi pembangunan JIS hingga kini belum bisa menempati Kampung Susun Bayam yang dijanjikan


BREAKING NEWS: Heru Budi Lantik Sekda DKI Marullah Matali Jadi Deputi Gubernur

1 hari lalu

BREAKING NEWS: Heru Budi Lantik Sekda DKI Marullah Matali Jadi Deputi Gubernur

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono merombak posisi Sekretaris Daerah DKI Jakarta dan Deputi Gubernur.


Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota DKI: Ingin Temui Pengambil Keputusan Bukan Mediator

2 hari lalu

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota DKI: Ingin Temui Pengambil Keputusan Bukan Mediator

Warga eks Kampung Bayam menggeruduk Balai Kota DKI. Mendesak pemerintah segera ambil keputusan soal nasib mereka di Kampung Susun Bayam.


Besok Warga Kampung Susun Bayam Demo ke Balai Kota, Adukan Nasib ke Heru Budi

3 hari lalu

Besok Warga Kampung Susun Bayam Demo ke Balai Kota, Adukan Nasib ke Heru Budi

Warga Kampung Susun Bayam sudah mengantungi SK hunian dan nomor unit, namun belum diberi kunci rusun.


Jakpro Sebut Kampung Susun Bayam Diambil Alih DKI, Heru Budi Hartono: Belum Ada Laporan

4 hari lalu

Jakpro Sebut Kampung Susun Bayam Diambil Alih DKI, Heru Budi Hartono: Belum Ada Laporan

Haru Budi Hartono mengatakan, pengelolaan Kampung Susun Bayam (KSB) masih dipegang Jakpro, termasuk mekanisme penetapan tarif sewa.


Diresmikan Anies Oktober, Kampung Susun Bayam Baru Bisa Ditempati Warga Maret 2023

9 hari lalu

Diresmikan Anies Oktober, Kampung Susun Bayam Baru Bisa Ditempati Warga Maret 2023

Sekitar 123 keluarga terkatung-katung karena tak kunjung bisa menempati Kampung Susun Bayam di Jakarta Utara


Pemprov Usul UMP DKI 2023 Naik 5,6 Persen atau Rp4.901.738

10 hari lalu

Pemprov Usul UMP DKI 2023 Naik 5,6 Persen atau Rp4.901.738

Usulan kenaikan UMP DKI 2023 dari Pemprov lebih tinggi dari Apindo, tapi lebih rendah dari tuntutan buruh dan usulan Kadin DKI