Bima Arya Siap Jadi Kandidat Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI 2024

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bima Arya. ANTARA

    Bima Arya. ANTARA

    TEMPO.CO, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan kesiapannya menjadi kandidat gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 jika dikehendaki partai. Bima Arya saat ini merupakan salah satu Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN).

    "Sebagai kader partai, harus siap menjalani tugas partai," kata Bima Arya Sugiarto, di Kota Bogor, Jumat, 5 Maret 2021.

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PAN Edy Suparno menyebut nama Bima Arya disiapkan sebagai kandidat calon gubernur DKI pada Pilkada DKI Jakarta 2024. Pertimbangannya antara lain Bima adalah Wali Kota Bogor dua periode dengan banyak prestasi. Pada saat ini, Bima juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) periode 2021-2024.

    Bima Arya menyatakan DPP PAN memang sudah menyampaikan agar dirinya siap-siap menghadapi Pilkada DKI Jakarta pada 2024. "Sebagai kader, ya semua harus siap," katanya pula.

    Namun Bima menyebut masa jabatannya sebagai Wali Kota Bogor sampai 2023. Masih banyak tugas-tugas yang harus diselesaikannya di Kota Bogor.

    "Fokus saya saat ini masih menjalani tugas sebagai Wali Kota Bogor. Fokus saya belum ke sana. Saya kira belum tentu juga ke Jakarta. Jadi, itu bukan opsi tunggal," katanya.

    Pada sisi lain, rentang waktu selama tiga tahun sampai 2024 itu masih lama, masih dinamis. "Masih banyak perubahan-perubahan yang akan terjadi selama tiga tahun ke depan," katanya.

    Baca juga: Pengamat Nilai Manuver PAN Sebut Nama Calon Gubernur DKI Terburu-buru

    Sekarang ini Bima Arya tidak ingin berspekulasi lebih jauh terkait Pilkada DKI Jakarta Tahun 2024. "Saya masih ingin fokus mengurus Kota Bogor. Masih banyak yang harus saya kerjakan di Kota Bogor, yakni program kerja Pemerintah Kota Bogor, seperti mengatasi Covid-19, mengatasi kemiskinan, penataan UMKM, dan sebagainya," katanya lagi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.