PAN Mau Bima Arya dan Desy Ratnasari Jadi Cagub di Pilkada 2024, Pengamat: Baik

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Desy Ratnasari berpose sebelum mengikuti pelantikan DPR  periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019. Desy tampil berkebaya biru yang dipadukan dengan inner brokat putih dan turban. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Artis Desy Ratnasari berpose sebelum mengikuti pelantikan DPR periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019. Desy tampil berkebaya biru yang dipadukan dengan inner brokat putih dan turban. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Politik dari Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menyambut baik pengenalan kader PAN yakni Bima Arya dan Desy Ratnasari guna mengikuti Pilkada 2024 yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Suparno.

    Sekjen PAN sebelumnya menyebut dua kader PAN yakni Bima Arya dan Desy Ratnasari disiapkan sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada 2024.

    "Pernyataan Sekjen PAN itu langkah positif upaya menyampaikan keinginan partai ke publik. Ini menjadi langkah baik untuk memulai memperkenalkan kader dan sosialisasi," kata Pangi Syarwi Chaniago melalui telepon seluler, Sabtu, 6 Maret 2021

    Menurut Pangi Syarwi, mengenalkan kader yang akan ikut Pilkada 2024 sejak jauh-jauh hari membuat kader tersosialisasi ke publik lebih awal.

    "Masyarakat tidak kaget lagi, karena sejak sekarang sudah mulai diperkenalkan. Sosialisasi ini dapat membantu meningkatkan popularitas dan elektabilitas kader," katanya.

    Menurut dia, dalam pilkada, pemilih akan memilih calon kepala daerah dengan pertimbangan, popularitas, kemampuan, dan pengalaman.

    "Kemampuan dan pengalaman ini menjadi kombinasi yang baik. Bima Arya ini menjadi wali kota Bogor dua periode. Desy Ratnasari juga anggota DPR dua periode. Ini bisa menjadi modal politik yang penting bagi Bima dan Desy," katanya.

    Namun, Pangi mengingatkan bahwa Pilkada 2024 itu waktunya masih lama, tiga tahun lagi.

    "Terlalu dini untuk melihat peluang kandidat. Karena, dalam waktu tiga tahun ke depan masih banyak dinamika dan perubahan. Perkembangan politik masih sangat dinamis," katanya.

    Menurut Pangi, selama tiga tahun ke depan, akan muncul peta politik baru dengan simulasi-simulai nama-nama baru, dan sebagainya. "Dinamikanya akan terus tumbuh dan berkembang. Jadi, terlalu prematur jika membicarakan calon untuk Pilkada 2024 dari sekarang," katanya.

    Namun, sebagai wacana dari keinginan partai untuk memperkenalkan kadernya ke publik, menurut Pangi, sah-sah saja bahwa PAN ingin menunjukkan telah menyiapkan kadernya.

    Baca juga : Bima Arya Siap Jadi Kandidat Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI 2024

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Suparno mengatakan, PAN sudah memiliki kader potensial untuk disiapkan tampail pada pilkada DKI Jakarta dan pilkada Jawa Barat, pada pilkada serentak tahun 2024.

    Menurut Eddy Suparno, Selasa (2/3), Wali Kota Bogor Bima Arya disiapkan menjadi bakal calon gubernur DKI Jakarta serta anggota DPR RI Desy Ratnasari disiapkan menjadi bakal calon gubernur Jawa Barat, pada pilkada serentak 2024.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ivermectin: Obat Cacing yang Digadang-gadang Ampuh dalam Terapi Pasien Covid-19

    Menteri BUMN Erick Thohir menilai Ivermectin dapat menjadi obat terapi pasien Covid-19. Kepala BPOM Penny K. Lukito menyebutkan belum ada penelitian.