BPBD Lebak Ingatkan Warga Waspada Ancaman Banjir di Musim Pancaroba

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kendaraan terbengkalai ditinggal warga di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Ahad, 3 Januari 2021. Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada awal 2020, kampung ini menjadi mati tanpa penghuni. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa

    Sebuah kendaraan terbengkalai ditinggal warga di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Ahad, 3 Januari 2021. Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada awal 2020, kampung ini menjadi mati tanpa penghuni. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa

    TEMPO.CO, Lebak -Badan Penanggulangan Bencana Daerah disingkat BPBD Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengingatkan masyarakat di daerah ini agar waspada banjir sehubungan memasuki pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau.

    "Kami menerima laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diprakirakan siang sampai sore berpeluang adanya curah hujan lebat," kata Pelaksana Harian Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Minggu, 7 Maret 2021.

    Masyarakat Kabupaten Lebak tentu dapat meningkatkan kewaspadaan banjir guna mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

    Peluang hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran kilat terjadi siang hingga sore hari, karena memasuki masa pancaroba dari hujan ke musim kemarau.

    Meski hujan lebat berlangsung dua sampai tiga jam, namun bisa menimbulkan banjir di permukiman warga.

    Sebab, banjir yang terjadi di Kampung Lebak Picung Kelurahan Cijoro Lebak, Sabtu 6 Maret 2021 hingga merendam puluhan rumah akibat saluran drainase tidak berjalan lancar ke aliran Sungai Ciujung.

    Karena itu, pihaknya minta masyarakat melaksanakan gotong royong dengan membersihkan saluran drainase juga tidak membuang sampah sembarangan.

    Saat ini, kata dia, banjir yang terjadi di pemukiman karena banyak tumpukan sampah ke saluran drainase, sehingga air mampet dan tidak berjalan lancar.

    BPBD Lebak secara masif menyampaikan masyarakat tidak membuang sampah ke saluran draenase maupun aliran sungai sehubungan memasuku masa pancaroba itu.

    Baca juga : Sudah Zona Kuning, Jumlah Warga Positif Covid-19 Ti Lebak Tinggal 2.655 Orang

    Dimana masa pancaroba tentu potensi curah hujan lebat disertai angin kencang dan berdampak terjadi banjir di sejumlah daerah itu.

    Selama ini, kata dia, kecamatan yang menjadi "langganan" banjir di Kabupaten Lebak tersebar di 16 kecamatan, antara lain Rangkasbitung, Kalanganyar, Cipanas, Curugbitung, Muncang, Sobang dan Lebakgedong, Cibeber, Cilograng, Bayah, Cihara, Cigemblong , Bojongmanik, Banjarsari, Leuwidamar, dan Cimarga.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.