PPKM Mikro Jakarta Berakhir Besok, Wagub Riza Patria Bilang Begini

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan terkait dengan banjir yang terjadi di Ibu Kota, 19 Februari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan terkait dengan banjir yang terjadi di Ibu Kota, 19 Februari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria belum memberikan jawaban jelas apakah pemerintah provinsi akan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Mikro yang habis pada Senin, 8 Maret 2021 besok.

    Menurut Riza, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Satgas Covid pusat, Forkopimda, serta para epidemiolog untuk menentukan langkah terkait PPKM Mikro.

    “Insya Allah nanti kami akan umumkan (diperpanjang atau tidak). Prinsipnya mari kerja sama menerapkan protokol kesehatan,” ucap Wagub DKI Riza kepada wartawan pada Ahad, 7 Maret 2021.

    Meski begitu, Riza menyebut Pemprov DKI Jakarta bersyukur lantaran Ibu Kota kini diklaim sudah keluar dari zona merah. Ia mengatakan penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jakarta semakin sedikit. Di sisi lain, kata dia, tingkat kesembuhan harian telah membaik, sedangkan tingkat kematian turun. “Sejauh ini kami bersyukur Jakarta telah keluar dari zona merah,” tutur dia.

    Sebelumnya, pemerintah pusat memperpanjang penerapan PPKM mikro selama dua pekan sejak 23 Februari-8 Maret 2021.

    Perpanjangan itu diumumkan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto dalam konferensi pers daring pada Sabtu, 20 Februari 2021.

    Airlangga mengatakan dari evaluasi penerapan PPKM Mikro sejauh ini, terjadi penurunan signifikan dari capaian kasus aktif Covid-19. Dari data yang dimiliki pemerintah dalam dua minggu terakhir, Airlangga mengklaim, terjadi penurunan kasus aktif di DKI Jakarta, Banten, Bali, hingga Jawa Tengah. Hal ini diiringi dengan penurunan bed occupancy rate.

    Baca juga : Update: Kasus Covid-19 Jakarta Hari Ini Tambah 1.616

    Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Pandu Riono, mengingatkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk tak senang dengan stasus Ibu Kota lepas dari zona merah Covid-19.

    Menurut dia, pemetaan zona ini menipu. "Jadi menurut saya, Pak Riza Patria jangan seneng istilah zona itu, karena zona itu menipu seakan-akan Jakarta sudah lebih baik," katanya. Pandu menyebut Jakarta bebas dari zona merah adalah penipuan apabila tingkat pengetesan rendah. "Hal itu sama saja dengan menipu data."

    Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, mengakui petugas memang mengurangi active case finding (ACF) dengan menggelar tes swab metode PCR massal di berbagai lokasi.

    Saat ini, kata dia, tenaga kesehatan berfokus pada pelacakan kontak, yaitu melakukan tes PCR pada orang-orang yang sempat berinteraksi dengan pasien. “Namun kami tetap menjaga jumlah tracing agar tetap sesuai dengan standar WHO,” ujar Widyastuti terkait penanganan Covid-19 dengan PPKM Mikro..

    ADAM PRIREZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.