Partai Golkar Dukung Anies Baswedan Jual Saham Bir di PT Delta

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi orasi dalam demo tolak saham bir di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019.  Pemprov DKI sudah menanam saham di PT Delta Djakarta sejak 1970. TEMPO/Melgi Anggia

    Aksi orasi dalam demo tolak saham bir di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Pemprov DKI sudah menanam saham di PT Delta Djakarta sejak 1970. TEMPO/Melgi Anggia

    TEMPO.CO, Jakarta- Ketua Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Basri Baco mengatakan mendukung Gubernur Anies Baswedan melepas saham bir milik Pemprov di PT Delta Djakarta.

    Menurut Baco, hal itu sejalan dengan janji politik Anies Baswedan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta tahun 2017-2022. 

    Baco mengatakan, prinsipnya pemerintah provinsi tidak boleh memiliki perusahaan atau saham dalam hal yang bertentangan dengan norma keagamaan. “Ini sama halnya kita melegalisasi prostitusi Sama saja melegalkan perjudian, perzinahan, kalau kita tetap mempertahankan saham kita di PT Delta yang memproduksi alkohol,” ujar dia dalam acara diskusi virtual yang digelar Fraksi PAN DPRD DKI pada Rabu, 10 Maret 2021. 

    Meski begitu, menurut Baco, penjualan saham PT Delta harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai, kata dia ada mafia saham yang bermain-main dalam proses penjualan tersebut sehingga dapat dibeli dengan harga murah.

    “Jangan sampai ada udang di balik batu. Ada orang yang mengendalikan dengan kepentingan lain, dengan menjadikan tameng kita yang yang realistis melihat situasi,” tutur Baco. 

    Baco menjelaskan, berdasarkan aturan yang berlaku, penjualan saham yang dimiliki Pemprov DKI harus berdasarkan persetujuan dari DPRD. Menurut dia, hal itu berarti saham PT Delta dapat dijual berdasarkan persetujuan bersama, bukan orang per orang. 

    Sejatinya, kata Baco, pimpinan DPRD atau pihak tertentu tak berhak menolak penjualan saham bir di PT Delta secara pribadi. Ia mengatakan perihal tersebut harus dibawa ke rapat paripurna atau pleno untuk meminta tanggapan semua fraksi. “DPRD ini bukan milik pimpinan dewan tapi milik semua anggota dewan yang berada di DKI Jakarta,” ucap dia. 

    ADAM PRIREZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Megawati Bergelimang Gelar Doktor Honoris Causa walau Tak Tamat Kuliah

    Megawati akan menerima gelar kehormatan dari Universitas Pertahanan. Gelar itu akan melengkapi koleksi gelar Doktor Honoris Causa yang ia terima.