Kasus Covid-19 Aktif di Kota Bogor Turun, Tingkat Kesembuhan 91 Persen

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kota Bogor. ANTARA/HO/RSL Kota Bogor

    Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kota Bogor. ANTARA/HO/RSL Kota Bogor

    TEMPO.CO, Bogor - Jumlah kasus Covid-19 aktif di Kota Bogor menunjukkan penurunan signifikan. Pada Sabtu, 13 Maret, jumlah pasien Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit atau diisolasi 
    tercatat 900 pasien, atau turun dari 1.189 pasien pada Senin 8 Maret lalu. 

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan jumlah pasien Covid-19 sembuh meningkat hingga 91,39 persen, atau 11.796 orang. Total kasus Covid-19 di Bogor tercatat 12.906 kasus.

    Data Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Bogor menunjukkan kasus Covid-19 yang dinyatakan sembuh mencapai 659 orang dalam sepekan terakhir. Jumlah kasus baru hanya 290 pasien. 

    Dengan peningkatan jumlah pasien sembuh itu, kasus aktif mulai menurun dalam tiga pekan terakhir ini. Retno mengatakan salah satu penyebab penurunan itu adalah pengaruh vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik.  

    Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan kebijakan ganjil-genap Bogor di akhir pekan mulai pekan pertama hingga ketiga Februari berdampak pada penurunan kasus Covid-19.

    Baca juga: Update Kasus Covid-19 Jakarta: Ditemukan 1.873 Positif Baru Hari Ini

    Kebijakan lain yang diduga mempengaruhi penurunan kasus Covid-19 aktif adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro hingga ke tingkat RW. "Vaksin itu mulai bekerja meningkatkan antibodi. Dampaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 menurun," kata Retno.



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.