Pengakuan Tersangka Kasus Bocah Disiksa di Tangerang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolres Kota Tangerang AKBP Wahyu Sri Bintoro bertanya kepada tersangka kasus penganiayaan balita yang viral di media sosial, Selasa 16 Maret 2021. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Kapolres Kota Tangerang AKBP Wahyu Sri Bintoro bertanya kepada tersangka kasus penganiayaan balita yang viral di media sosial, Selasa 16 Maret 2021. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Usai mengantar AW bekerja, tersangka membawa korban ke kediamannya di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Di rumah Angga, korban sempat diajak bermain bersama keponakan tersangka yang seusia dengan korban. Korban dan keponakannya bermain sedangkan Angga tidur.

    "Beberapa saat kemudian, korban menangis karena ingin buang air besar. Setelahnya, korban masih menangis, dibujuk oleh tersangka dengan dipinjami ponsel, namun ponsel itu dilemparkan korban," kata Kapolres Kota Tangerang Ajun Komisaris Besar Wahyu Sri Bintoro.

    Angga marah dan melakukan penganiayaan kepada korban beberapa kali sambil merekamnya dengan ponsel.

    Dari hasil pemeriksaan polisi, terdapat 5 video kekerasan anak yang dibuat tersangka saat memukuli korban. Kelima video itu menunjukkan pemukulan yang dilakukan tersangka.

    Kapolres Kota Tangerang AKBP Wahyu Sri Bintoro memberikan keterangan kasus penganiayaan balita yang viral di media sosial, Selasa 16 Maret 2021. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Berdasarkan rekaman dari 5 video itu, tersangka terlihat berkali-kali memukul korban di bagian dada, perut, dan areal kelamin dengan tangan, sikut, dan tumit kaki. "Motif tersangka merekam aksi penganiayaan sebagai efek jera. Bila korban menangis lagi, maka video itu akan ditunjukkan tersangka kepada korban," ucap Wahyu.

    Penganiayaan itu terungkap setelah AW meminjam ponsel tersangka. Saat membuka ponsel, bibi korban menemukan video kekerasan itu. Diam-diam, AW mengirimkan video itu ke ponselnya.  Mengetahui pemukulan itu diketahui pacarnya, tersangka buru-buru menghapus video di ponselnya.

    Baca juga: Viral Bocah Disiksa di Tangerang, Tersangka Rekam 5 Video Penganiayaan Anak

    Bibi korban memberitahukan peristiwa itu ke ibu kandung korban. Kemudian, ibu korban membuat laporan kasus bocah disiksa itu ke Polresta Tangerang."Keluarga korban membuat laporan pada Senin, 15 Maret 2021. Saat itu juga tersangka kami amankan," terang Wahyu.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.