Begini Kronologi Pintu Air Pasar Ikan Berstatus Siaga Dua

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sarana pengendali banjir di Pintu Air Pasar Ikan Sunda Kelapa. TEMPO/ Fransiskus S

    Sarana pengendali banjir di Pintu Air Pasar Ikan Sunda Kelapa. TEMPO/ Fransiskus S

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memaparkan kronologis kenaikan pintu air Pasar Ikan Jakarta Utara, siaga dua dengan tinggi muka air (TMA) 203 sentimeter, Kamis malam 18 Maret 2021.

    Berdasarkan laman resmi media sosial BPBD DKI Jakarta, pukul 19.00 WIB TMA Pasar Ikan awalnya 185 sentimeter dengan kondisi terang dan masih berstatus siaga tiga. Kemudian, BPBD DKI Jakarta kembali memperbarui data pukul 20.00 WIB TMA naik menjadi 190 sentimeter dengan kondisi mulai mendung serta status siaga tiga.

    Selanjutnya pukul 21.00 WIB TMA kembali naik menjadi 192 sentimeter, cuaca mendung namun masih status siaga tiga. Pukul 22.00 WIB status Pintu Air Pasar Ikan juga masih terpantau siaga tiga. Namun, pukul 23.00 WIB TMA naik menjadi 203 sentimeter dengan kondisi mendung dengan status siaga dua.

    BPBD DKI mengingatkan beberapa daerah yang mungkin terkena dampak setelah penetapan siaga dua pintu air Pasar Ikan yakni Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Kamal, Cilincing dan Kalibaru. Upaya-upaya yang telah dilakukan BPBD DKI Jakarta yakni menyebarkan informasi melalui media sosial dan pemberitahuan kepada camat serta lurah.

    Baca: Peringatan Potensi Banjir dari BPBD DKI untuk Warga Bantaran Sungai


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ikan Rahasia Dari Amerika

    CIA atau Badan Intelijen Amerika Serikat membuat sebuah robot berbentuk Ikan lele.