Penemuan Potongan Kaki Manusia di Pondok Aren, Polisi: Sedang Penyelidikan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mayat. AFP/John MacDougall

    Ilustrasi mayat. AFP/John MacDougall

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Kapolsek Pondok Aren Komisaris Riza Sativa mengungkapkan  penemuan potongan kaki manusia di perumahan Japos Graha Lestari, kelurahan Jurang Mangu Barat, Pondok Aren.

    "Kita sudah datang ke TKP (tempat kejadian perkara), jadi diketahui bungkusan potongan kaki itu sudah tiga hari lalu. Nah hari ini ada bau yang menyengat, begitu dicek oleh warga ternyata potongan kaki," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat, 19 Maret 2021.

    Menurut Riza, setelah penemuan kaki manusia di dalam plastik itu, warga setempat melaporkannya ke kepolisian tentang dugaan penemuan mayat korban mutilasi itu.

    "Kita harus berdasarkan fakta di lapangan, kita belum sampai menyimpulkan seperti itu tunggu saja perkembangannya. Kita sudah mengumpulkan barang bukti, cek TKP langsung dan membawa barang buktinya ke rumah sakit," ujarnya.

    Pada saat ini polisi sudah memeriksa dan meminta keterangan dari tiga orang saksi serta memeriksa CCTV di sekitar lokasi penemuan. "Yang jelas saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.

    Baca juga: Alasan Manusia Silver di Bekasi Mutilasi Korbannya Jadi Lima Bagian

    Penemuan potongan kaki manusia yang terbungkus plastik itu membuat geger warga perumahan Japos Graha Lestari, kelurahan Jurang Mangu Barat, Pondok Aren. "Jadi tadi saya itu sedang jogging lewat di depan masjid. Pengurus masjid sedang bersih-bersih karena akan salat Jumat minta tolong ada plastik mencurigakan, tolong dibukain," kata Soni Ajharudin (45) warga perumahan itu.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.