Dua Simpatisan Rizieq Shihab Reaktif Covid-19, Langsung Dibawa ke Wisma Atlet

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Kepolisian membubarkan massa pendukung saat berlangsungnya sidang perdana kasus pelanggaran protokol kesehatan dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jakarta, Selasa, 16 Maret 2021. Sidang tersebut beragendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

    Personel Kepolisian membubarkan massa pendukung saat berlangsungnya sidang perdana kasus pelanggaran protokol kesehatan dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jakarta, Selasa, 16 Maret 2021. Sidang tersebut beragendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua orang pendukung Rizieq Shihab diketahui reaktif Covid-19 setelah menjalani tes antigen. Polres Jakarta Timur langsung membawa dua orang yang hendak ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur itu ke Wisma Atlet Kemayoran.  

    "Nanti Wisma Atlet akan melanjutkan dengan tes PCR dan sebagainya," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan di Jakarta, Jumat 19 Maret 2021.

    Kedua orang itu diduga hendak memberikan dukungan pada sidang pembacaan dakwaan untuk terdakwa Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur, hari ini. 

    Setelah dua simpatisan Rizieq ditemukan reaktif Covid-19, Polres Jakarta Timur akan melakukan tracing riwayat kontak langsung dari kedua orang itu.

    Baca juga: Dakwaan untuk Rizieq Shihab: 33 Orang Covid-19 Akibat Kerumunan Petamburan

    Pelacakan itu dilakukan untuk mencari kemungkinan ada orang lain yang juga reaktif Covid-19 setelah kontak langsung dengan kedua simpatisan Rizieq Shihab tersebut. "Tentunya ketika dia satu kendaraan kita akan melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment). Kita juga mengamankan itu dalam rangka protokol kesehatan ketika kita tracing orang yang bersama reaktif tentu masa inkubasi itu tiga hari. Bisa jadi hari ini negatif tapi ketika dia pulang berkumpul dengan keluarga dia bisa positif," ujar Erwin Kurniawan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.