Kapolda Metro Fadil Imran ke Anggota Lalu Lintas: Jauhi Gaya Hidup Hedonis

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memimpin jalannya apel pengamanan malam Tahun Baru 2020 yang diikuti oleh petugas gabungan TNI-Polri-Satpol PP di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 31 Desember 2020.  TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memimpin jalannya apel pengamanan malam Tahun Baru 2020 yang diikuti oleh petugas gabungan TNI-Polri-Satpol PP di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 31 Desember 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran meminta polisi tidak menunjukkan gaya hidup mewah di tengah masyarakat. Menurut dia, masyarakat sudah sangat kritis dalam memberikan penilaian saat ini.

    "Saya mengimbau kepada anggota Lantas (lalu lintas) khususnya unsur pimpinan, penyelia lapangan, supervisor, penjamin kualitas layanan, Anda menjadi etalase anggota, berikan contoh gaya hidup yang sederhana, hindari gaya hidup hedonis," kata Fadil dalam pidatonya saat acara peluncuran E-TLE Mobile Polda Metro Jaya di Lapangan Ditlantas PRESISI Polda Metro Jaya, Sabtu, 20 Maret 2021.

    Fadil mengatakan polisi saat ini dituntut tampil secara prima dalam memberikan pelayanan. Namun, kata dia, tuntutan itu bukan berarti membuat polisi harus mencontohkan gaya hidup yang berlebihan.

    Baca juga: Potensi Jadi Klaster Covid-19, Kapolda Larang Sahur On The Road Selama Ramadan

    Polisi, Fadil berujar, harus bisa memaknai dan merenung citra dan postur polisi lalu lintas yang benar-benar menjadi contoh dan tauladan. "Pada kesempatan ini juga saya ingin memberikan suatu penekanan agar anggota lantas Polri menunjukkan loyalitas terhadap Polri, jangan memiliki mental anggota yang memiliki dualisme loyalitas," ujarnya.

    Menurut Fadil, saat ini dibutuhkan banyak tenaga dan kekuatan untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. Ia meminta Direktorat Lalu Lintas Polda Metro mengevaluasi kembali anggotanya karena banyak bekerja di luar struktur. "Pedomani Perkap (peraturan Kapolri) no 4 tahun 2017 tentang penugasan anggota di luar struktur."

    Polisi tidak boleh menggantungkan dirinya kepada orang lain. Polisi, kata dia, harus percaya dengan kemampuan sendiri. "Jika Anda memberikan kinerja, tampilan performa yang baik tentunya dalam setiap kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan mutasi jabatan pimpinan akan memberikan yang terbaik untuk saudara-saudara sekalian," ujar Fadil Imran.

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.