Hasto PDIP Sebut Lapangan Golf Kemayoran Akan Diubah Jadi Hutan Kota

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto bersama sejumlah kader bersepeda dalam kegiatan

    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto bersama sejumlah kader bersepeda dalam kegiatan "Gowes Bareng PDI Perjuangan" di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Ahad, 28 Februari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Lapangan golf di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat dikabarkan akan diubah menjadi hutan kota. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan informasi itu ia dapat dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

    Hasto mengatakan, PDIP mendukung jika pemerintah ingin mengubah lapangan golf menjadi hutan kota agar bisa dinikmati masyarakat Ibu Kota.

    "Sehingga masyarakat DKI Jakarta akan memiliki ruang pertemuan di dalam sebuah ruang publik," ujar Hasto saat melakukan penanaman pohon di Waduk Rawalindung, Jakarta Selatan, Ahad, 21 Maret 2021.

    Ia mengatakan, jika hutan kota ditanami tanaman berkualitas sekaligus menghasilkan pangan, maka hasilnya bisa dinikmati warga.

    Ia mengajak agar gerakan membersihkan lingkungan harus menjadi sikap hidup.

    Baca juga: Anies Baswedan Buka Kembali 24 Taman Hutan Kota dan Taman Margasatwa Ragunan

    Apalagi saat ini langit di Jakarta membiru karena pemakaian kendaraan bermotor berkurang seiring penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

    "Maka bila ditambah dengan gerakan penghijauan serta menjaga lingkungan, langit bersih akan semakin nyata," imbuhnya.

    Sebelumnya akun Twitter Dinas Lingkungan Hidup pernah memuat ulang foto yang menampakkan gunung dari Kemayoran. Meski jadi kontroversi, Wakil Gubernur Riza Patria mengatakan penampakan gunung itu karena udara yang bersih.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.