Penganiayaan Hewan, Kucing Diinjak Hingga Mati karena Buang Air Sembarangan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kucing. Sumber: Unsplash/asiaone.com

    Ilustrasi kucing. Sumber: Unsplash/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Sektor Serpong menindaklanjuti viralnya video yang menayangkan seorang pria, Felix Yanaputra yang menginjak kucing hingga mati di Sekolah Solideo Christian Serpong BSD, Tangerang Selatan. Felix yang bekerja sebagai Asisten Koordinator IT dan Gedung di sekolah itu dipanggil polisi untuk menjalani pemeriksaan sehubungan dengan penganiayaan hewan yang dilakukannya.

    "Dari pengakuannya dia mau memindahkan kucing keluar dari area sekolah, karena sering buang kotoran," kata Kepala Polsek Serpong Komisaris Yudi Permadi saat dihubungi Tempo, Senin, 22 Maret 2021. 

    Baca: Kerap Dipukuli, Lima Kera Topeng Monyet Disita Petugas di Jakarta Timur

    Saat akan memindahkan kucing mencakar jari telunjuk Felix. Ia lalu menginjak kepala kucing itu hingga lemas. 

    Tindakan Felix dilihat Mulyadi Mochtar, satpam sekolah itu dan langsung menegur pelaku. Keduanya terlibat cekcok mengenai penganiayaan hewan itu. "Saudara Mulyadi juga kami periksa," kata Yudi. 

    Menurut info dari Mulyadi, kucing yang diinjak oleh Felix tidak mati dan masih berkeliaran di sekitar sekolah itu untuk mencari anaknya yang dibuang Felix ke dalam gorong-gorong.

    Meskipun kucing tidak mati, Yudi mengatakan pihaknya akan tetap mengusut kasus ini. Polisi akan kembali memeriksa saksi.

    Aksi penganiayaan kucing oleh Felix ini viral di media sosial dan dikecam warganet. Mereka meminta pihak sekolah Solideo Christian mengambil sikap atas penganiayaan hewan itu.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.