Anies Baswedan: Air Minum Mookervart Pertama untuk Kebutuhan Publik

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Air Minum. shutterstock.com

    Ilustrasi Air Minum. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pembangunan sistem pengolahan air minum (SPAM) Mookervart adalah yang pertama untuk memenuhi kebutuhan publik atas air bersih. "Kalau untuk komplek-komplek perumahan mungkin sudah ada, tapi untuk kebutuhan publik ini salah satu yang pertama," kata dia saat peresmian SPAM Mookervart, Jalan Rusunawa Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat hari ini, Senin, 22 Maret 2021.

    SPAM Mookervart berlokasi di belakang rumah susun sewa atau Rusunawa Pesakih. SPAM ini berfungsi mengolah air baku di bawah mutu menjadi air minum.

    Baca: Sistem Pengolahan Air Minum Mookervart Cengkareng Diresmikan Anies Baswedan

    Air dari Rusunawa Pesakih dan Kali Mookervart yang ditampung di Waduk Rusun Pesakih seluas 1,1 hektare. Air inilah yang kemudian diolah menjadi air bersih layak minum menggunakan teknologi Moving Bed Bioreactor (MBBR).

    Anies Bawedan berharap pembangunan SPAM Mookervart bisa ditiru untuk mendirikan pengolahan sejenis. "Kami berharap ini nanti menjadi percontohan."

    Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini telah meminum langsung olahan air minum SPAM Mookervart. Dia mengaku tak merasakan gejala apapun. Airnya, kata Anies, justru terasa segar dan tak berbau. "Bila teknologi digunakan dengan tepat, pemanfaatannya juga baik, memudahkan hajat hidup manusia."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.