Formula E Digelar 2022, DKI Pastikan Commitment Fee Tidak Hangus

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melintas di kawasan Monumen Nasional di Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Semula Formula E di Jakarta akan berlangsung pada 6 Juni 2020 tetapi kemudian diputuskan untuk ditunda ke 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas melintas di kawasan Monumen Nasional di Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Semula Formula E di Jakarta akan berlangsung pada 6 Juni 2020 tetapi kemudian diputuskan untuk ditunda ke 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta menyatakan uang commitment fee Rp 983,31 miliar yang sudah dikeluarkan untuk penyelenggaraan Formula E tidak akan hilang.

    "Dana tersebut tidak hangus, karena Jakarta Eprix ditunda hingga tahun 2022, maka uang yang sudah dibayarkan akan digunakan untuk event di tahun 2022," kata Project Director Sportainment PT Jakarta Propertindo (Jakpro) M. Maulana melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 23 Maret 2021.

    Dana yang telah dikeluarkan tidak akan hangus karena pemerintah tidak mau membatalkan Formula E di Jakarta, tapi hanya menundanya. Karena itu, commitment fee yang sudah dibayarkan akan digunakan untuk pelaksanaan event ini 2022 nanti.

    Commitment fee, menurut dia, merupakan suatu yang jamak dan lazim dibayarkan oleh kota yang akan menjadi tuan rumah kejuaraan internasional. Misalnya, commitment fee untuk event Formula 1 biasanya sekitar 30,6 juta dollar US atau sekitar Rp 418 miliar untuk Eropa, dan sekitar 40 juta dollar US atau sekitar Rp 547 miliar untuk luar Eropa.

    Commitment fee untuk Formula E akan dikembalikan ke Jakarta berupa pembiayaan logistik acara, biaya penginapan para pembalap dan timnya yang jumlahnya hampir 2.000 orang, pembuatan tribun acara, hadiah bagi para pemenang, biaya sertifikasi event ini agar sesuai dengan standar Internasional.

    "Termasuk juga airtime televisi internasional yang menyiarkan kegiatan ini secara langsung, di mana wajah Jakarta akan tampil di dalamnya dan menjadi sorotan dunia."

    Sedangkan, bank garansi yang telah dibayarkan Pemerintah DKI akan dikembalikan. Bank garansi dibutuhkan seperti halnya deposit pada suatu event atau perjanjian kerja sama. "Dana bank garansi itu tidak akan hilang, saat ini bank garansi yang sebelumnya sudah kami bayarkan sudah kembali ke kami."

    Berdasarkan penelitian transaksi keuangan BPK terkait penyelenggaraan Formula E diketahui bahwa pembayaran yang telah dilakukan kepada FEO adalah senilai GBP 53 juta atau setara Rp 983,31 miliar.

    Baca juga: DKI Targetkan Formula E pada 2022, Jakpro Akui Belum Bisa Tarik Sponsor

    Adapun anggaran tersebut digelontorkan untuk fee Formula E yang dibayarkan pada tahun 2019 senilai GBP 20 juta atau setara Rp 360 miliar. Lalu pada tahun 2020, Pemerintah DKI membayarkan fee senilai GBP 11 juta atau setara Rp 200,31 miliar dan Bank Garansi senilai GBP22 juta atau setara Rp 423 miliar.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.