Setahun Pandemi Covid-19, PHK di Kabupaten Tangerang Marak

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi PHK. Shutterstock

    Ilustrasi PHK. Shutterstock

    TEMPO.CO, Tangerang-Selama setahun pandemi Covid-19 Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang mencatat kasus perselisihan hubungan industrial (HI) melonjak hingga 12,4 persen.

    "Perselisihan HI didominasi kasus PHK," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Jarnaji di sela sela Dialog Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Hotel Lemo Tangerang, Rabu 24 Maret 2021.

    Berdasarkan Data Disnaker Kabupaten Tangerang selama tahun 2020 atau sepanjang Pandemi Covid-19 tercatat 326 kasus perselisihan HI. Jumlah ini meningkat 12,4 persen dibandingkan tahun 2019 dengan 300 kasus perselisihan HI. Adapun periode Januari-Maret 2021 jumlah kasus perselisihan HI tercatat 22 kasus.

    Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengendalian Ketenagakerjaan Disnaker Kabupaten Tangerang Indra Darmawan mengatakan tingginya kasus perselisihan antara karyawan dan perusahaan dipicu oleh dampak pandemi Covid-19.

    Dampaknya antara lain banyak banyak perusahaan yang tidak mampu membayar upah karyawan yang berujung pada pemecatan karyawan. "PHK adalah jalan terakhir yang diambil perusahaan karena tak mampu lagi berproduksi," kata Indra.

    Indra menjelaskan perselisihan HI terjadi ketika tidak ada titik temu pada saat bepartid di perusahaan  (antara karyawan dengan manajemen perusahaan). Selanjutnya dilakukan pencatatan perselisihan HI ke Disnaker Kabupaten Tangerang. "Atas dasar itu kami menyelesaikan dengan cara mediasi," kata Indra.

    Saat ini Disnaker Kabupaten Tangerang hanya memiliki 4 orang mediator. Jumlah tersebut, kata Indra, sangat minim jika dibandingkan tingginya kasus perselisihan HI yang dihadapi.

    Baca juga : Polri Tiadakan Razia, Penindakan Jalan Terus

    Indra mengatakan dari 326 kasus perselisihan HI pada tahun 2020, 165 kasus selesai dengan anjuran dan 80 kasus selesai dengan Perjanjian Bersama. "Ada beberapa kasus yang dilimpahkan ke Pengadilan HI dan saat ini tengah berproses," kata Indra.

    Selama pandemi Covid-19 terjadi tercatat  31.728 karyawan dari 134 perusahaan di Kabupaten Tangerang di PHK. Sebanyak 24 perusahaan tutup sepanjang 2020 dan 3 perusahaan tutup pada 2021.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.