Sidak di Rutan Salemba, Belasan Ponsel Disita dari Narapidana

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi narapidana. shutterstock.com

    Ilustrasi narapidana. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Klas I A Salemba, Jakarta Pusat, menyita 15 ponsel yang disimpan para tahanan dalam inspeksi mendadak (sidak). Sidak itu rutin digelar Rutan Salemba untuk mencegah peredaran narkoba di dalam rutan.

    Kepala Rutan Salemba Yohanis Varianto mengatakan razia mendadak ini merupakan upaya untuk meningkatkan keamanan. Para tahanan dan narapidana mengaku memperoleh telepon genggam itu dari barang bawaan dan warisan narapidana yang telah bebas.

    "Saat HP masuk itu ada yang dari barang bawaan, ada yang nyelip sampai ada yang sudah bebas masih nyimpan, titipan. Kalau kita tanya jawabnya turun-temurun," kata Yohanis.

    Untuk mengawasi penyelundupan ponsel atau barang terlarang lain, Rutan Salemba telah melakukan pemeriksaan X-Ray maupun body scanner terhadap para pengunjung.

    Baca juga: Dugaan Pesta Sabu di Rutan Salemba, BOM: Selama Ini Banyak Aturan Dilanggar

    Selain razia ponsel dan narkoba, Rutan Salemba juga memindahkan dua warga binaan yang sering berbuat onar dan melawan petugas ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. "Kita lihat tingkah lakunya setiap hari juga sudah beda, juga bikin onar, tidak menghargai petugas," kata Yohanis.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.