Advokat LBH Jakarta Dipaksa Jadi Saksi Penggusuran Warga Pancoran

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pemukiman warga di lahan sengketa di kawasan Pancoran, Jakarta, Selasa, 23 Maret 2021. Wakil Koordinator Kontras Rivanlee Anandar menyebut konflik lahan antara PT Pertamina dan warga di Gang Buntu II Kelurahan Pancoran sudah terjadi sejak Juli 2020 lalu. TEMPO/Subekti.

    Suasana pemukiman warga di lahan sengketa di kawasan Pancoran, Jakarta, Selasa, 23 Maret 2021. Wakil Koordinator Kontras Rivanlee Anandar menyebut konflik lahan antara PT Pertamina dan warga di Gang Buntu II Kelurahan Pancoran sudah terjadi sejak Juli 2020 lalu. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua advokat Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Jakarta, Safaraldy dan Dzuhrian dari Paralegal Jalanan, dipaksa Kepolisan Resor Metro Jakarta Selatan menjadi saksi dalam konflik lahan Pancoran II Buntu antara warga dengan PT Pertamina. Keduanya mendadak diperiksa penyidik saat sedang mengantarkan surat jawaban dari warga Pancoran  atas panggilan pemeriksaan dari Polres Jakarta Selatan.

    "Mereka diperiksa tanpa panggilan dengan status sebagai saksi selama delapan jam lebih," kata pengacara LBH Jakarta Charlie Meidino Albajili kepada Tempo, Kamis, 25 Maret 2021.

    Baca: Pendamping Hukum LBH Jakarta Ditahan, Polisi: Orangnya Sudah Pulang

    Pemeriksaan itu menimbulkan protes dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia atau YLBHI. Menurut YLBHI, pendampingan hukum yang dilakukan Safaraldy dan Dzuhrian dilindungi oleh Undang-undang No. 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. 

    "Keduanya seharusnya tidak ditangkap polisi, karena sedang melaksanakan tugasnya sebagai pendamping hukum warga Pancoran." Demikian siaran pers YLBHI. 

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Jimmy Christian Samma membantah tindakannya bentuk penahanan terhadap dua advokat itu. Menurut dia, keduanya sudah dipulangkan.

    Bentrok antara anggota organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila dan warga Pancoran terjadi pada Rabu sore, 17 Maret 2021 hingga malam hari. Bentrok dipicu penggusuran oleh PT Pertamina terhadap lahan yang ditempati warga di Jalan Pancoran Buntu II.

    Pertamina membantah telah menggusur, melainkan melakukan sosialisasi pemulihan aset di wilayah Pancoran. LBH Jakarta memberikan pendampingan hukum kepada warga.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H