Imigrasi Sebut WNA Asal Cina Terbanyak di Tangerang Selatan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, saat meresmikan bangunan baru Rumah Lawan Covid tahap 2.

    Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, saat meresmikan bangunan baru Rumah Lawan Covid tahap 2.

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan- Kota Tangerang Selatan saat ini menjadi kota dengan pemukim warga negara asing terbanyak di Tangerang Raya.

    "Kalau data secara keseluruhan ada 5.000 warga negara asing se Tangerang Raya," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang Felucia Sengky Ratna, Kamis, 25 Maret 2021.

    Menurut Sengky, dari data tersebut, kota Tangerang Selatan menduduki peringkat teratas warga negara asing yang mendapatkan kartu ijin tinggal terbatas (Kitas).

    "Tangerang Selatan cukup tinggi dominasinya, untuk warga negaranya itu nomor 1 dari Cina, Korea dan India. tapi dominasinya itu Cina dan Korea," ujarnya.

    Baca juga: Airin: PPKM Mikro Efektif Tekan Penyebaran COVID-19 di Tangerang Selatan

    Untuk profesi warga negara asing yang terdata itu, kata Sengky, mereka bekerja sebagai tenaga ahli di pabrik.

    "Ya kita ketahui perusahaan di wilayah Tangerang Raya cukup banyak, tapi ada juga yang tempat tinggalnya di wilayah Tangerang namun dia bekerjanya di Jakarta," ungkapnya.

    Sementara Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan, pihaknya selalu melakukan pengawasan terhadap warga negara asing.

    "Mudah-mudahan informasi dan komunikasi  terhadap orang asing bisa diketahui dan jelas apa yang sedang dilakukan. Itu tentu dalam rangka untuk meminimalisir hal yang negatif terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan," kata dia.

    Untuk pengawasan warga negara asing ini, kata Airin, pihaknya melakukan dengan Tim pengawas orang asing (Timpora) untuk mengetahui apakah keberadaan mereka itu secara legalitasnya sudah memenuhi persyaratan atau tidak.

    "Jika tidak legal tentu ada persyaratan yang berlaku untuk ditindaklanjuti, jika diperiksa tidak memiliki Kitas maka harus segera dibuatkan dan apakah memenuhi persyaratan atau tidak, kalau tidak maka dideportasi seperti yang sudah beberapa dilakukan," kata Airin.


    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H