MRT Jakarta Rancang Sistem Sewa Sepeda Lewat Aplikasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan duduk di dalam gerbong MRT bersama sepedanya saat melakukan uji coba fasilitas sepeda nonlipat di MRT Jakarta, Rabu, 24 Maret 2021. Facebook/Anies Baswedan

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan duduk di dalam gerbong MRT bersama sepedanya saat melakukan uji coba fasilitas sepeda nonlipat di MRT Jakarta, Rabu, 24 Maret 2021. Facebook/Anies Baswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT MRT Jakarta tengah merancang pemanfaatan aplikasi MRT-J sebagai wadah atau platform sewa sepeda. Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menyatakan, pengguna kereta Ratangga yang ingin melanjutkan perjalanan dengan sepeda nantinya bisa memesan penyewaan melalui aplikasi itu.

    "Tinggal klik masuk ke aplikasinya dan bisa order," kata dia saat dihubungi, Kamis malam, 25 Maret 2021.

    Baca: Sepeda Nonlipat Masuk MRT Jakarta, Anies Baswedan Uji Coba Hari Ini

    MRT bekerja sama dengan Jakarta Bike Hub untuk mengembangkan sistem penyewaan sepeda. Nantinya, BUMD DKI ini akan menempatkan sepeda di stasiun yang bisa disewa penumpang. William belum bisa memastikan kapan sistem itu terealisasi.

    Pengembangan ini merupakan salah satu bagian dari pemanfaatan ekosistem digital. MRT Jakarta juga akan mengembangkan ekosistem digital di sepanjang jalur pelayanan MRT.

    Langkah awal dimulai dengan pembuatan sistem pesan tiket dengan QR code via aplikasi MRT-J. Proyek berikutnya adalah mengembangkan integrasi tiket antara MRT dengan jenis transportasi publik lain di Ibu Kota.

    "Jadi going digital dan itu bukan hanya penggunaan transportasinya, tapi juga lifestyle," ujar dia.

    Saat ini PT MRT Jakarta telah menyediakan sejumlah fasilitas sepeda di stasiun, mulai dari parkir sepeda hingga jalur khusus. Yang teranyar adalah sepeda non-lipat diizinkan naik Ratangga, tapi hanya di stasiun Bundaran HI, Blok M, dan Lebak Bulus.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.