Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Larangan Pengamen Ondel-ondel Dinilai Abai Urusan Perut dan Potensi Terjun...

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Ondel-ondel milik para pengrajin diletakkan di pinggiran Jalan Kembang Pacar, Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu, 27 Maret 2021. Tempo/M Yusuf Manurung
Ondel-ondel milik para pengrajin diletakkan di pinggiran Jalan Kembang Pacar, Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu, 27 Maret 2021. Tempo/M Yusuf Manurung
Iklan

Jakarta - Pengrajin ondel-ondel di Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, Anggara alias Renggo, menolak kebijakan Pemerintah Provinsi DKI melarang kengiatan mengamen menggunakan boneka raksasa seperti karyanya.

Penolakan itu didasari karena tak adanya solusi konkret atas larangan tersebut, khusunya bagi para penyewa ondel-ondel.

"Kalau wadahnya (untuk pengamen ondel-ondel) masih nanti-nanti, ya kita tetap jalan," kata Renggo kepada Tempo di lapak pembuatan ondel-ondelnya, Sabtu, 27 Maret 2021.

Renggo mengaku telah menjadi pengrajin ondel-ondel sejak 2011. Pria 38 tahun tersebut biasa menjual atau menyewakan ondel-ondelnya, termasuk kepada mereka yang menggunakan boneka karyanya untuk mengamen.

Renggo mengatakan kebijakan Pemprov DKI akan memberatkan penyewa yang rata-rata pengganguran. Mengamen Ondel-ondel menurut dia, adalah salah satu solusi memenuhi kebutuhan ekonomi harian.

"Kasih wadahlah, biar mereka tidak mengganggur. Entar jatuhnya balik ke dunia kriminal untuk cari duit," ujar dia.

Renggo mengatakan, satu unit ondel-ondelnya biasa disewa oleh empat orang pengamen. Biaya sewa per hari dipatok seharga Rp 50 ribu. Namun, biaya tersebut tidak harus dibayarkan jika situasi tak memungkinkan.

"Kalau misalnya dapatnya cuma Rp 35 ribu, yaudah buat lu pada aja dah," kata Renggo.

Pengrajin ondel-ondel sekaligun Pembina di Sanggar Seni Betawi Mamit Cs, Kramat Pulo, Firli, menilai larangan oleh Pemerintah DKI bisa diterapkan. Namun kebijakan itu, kata dia, harus diberangi kejelasan ihwal wadah bagi pengamen ondel-ondel.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kalau wadahnya belum ada, sama aja keputusan (melarang pengamen ondel-ondel) itu sepihak," ujar Firli.

Berbeda dari Renggo, Firli mengatakan ondel-ondelnya tidak disewakan kepada semua orang, hanya untuk mereka yang berasal dari Sanggar Mamit CS. Perbedaan lain, kesenian ondel-ondelnya dimainkan oleh satu grup, sekitar 13 orang, dengan alat musik yang lengkap. Dalam satu hari, kata dia, sekitar tiga grup beraksi di jalanan.

"Kalau dapatnya Rp 400 ribu, ya itu dibagi sama 13 orang."

Firli mengatakan bahwa anak binaannya di Sanggar memainkan ondel-ondel di jalanan karena tidak setiap hari mendapat tawaran dari acara-acara seperti yang diselenggarakan hotel. Maka jika dilarang di mengamen, kata dia, mereka akan kehilangan sumber mata pencarian.

Baca juga : Wagub Riza Anggap Pengamen Ondel-ondel Ganggu Lalu Lintas di DKI

"Ini semua cuma masalah perut," kata pria 41 tahun itu.

Pemerintah DKI Jakarta resmi melarang pengamen ondel-ondel melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria menjanjikan tempat yang layak bagi kesenian ondel-ondel agar tidak digunakan untuk mengamen.

M YUSUF MANURUNG

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Beragam Insentif Pajak Bumi Bangunan pada Era Heru

18 jam lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Dok. Pemprov DKI Jakarta.
Beragam Insentif Pajak Bumi Bangunan pada Era Heru

Selain pembebasan pajak untuk NJOP rumah hunian hingga 2 miliar rupiah, ada insentif 50 persen dan nilai tertentu. Ada juga insentif lain karena wajib pajak mengalami kondisi tertentu.


Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

4 hari lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau Rumah Pompa Air Sentiong di Ancol, Jakarta Utara, Kamis, 29 Februari 2024. Dok. Pemprov DKI, beritajakarta.com
Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

Selama 2024, ada delapan waduk/embung yang dibangun di Jakarta. Dua di antaranya adalah waduk baru.


Berbagai Hal Menarik Tugu Monas Serta Harga Tiket dan Transportasi

6 hari lalu

Sejumlah wisatawan berfoto saat mengunjungi kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu, 18 Juni 2022. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba pembukaan Monas secara bertahap dan terbatas dimulai dari kawasan luar tugu dengan jam operasional mulai pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Berbagai Hal Menarik Tugu Monas Serta Harga Tiket dan Transportasi

Tugu Monas memiliki keindahan dan juga yang menarik perhatian masyarakat yang terletak pada bagian puncak tugu.


Kisah Lidah Api Tugu Monas yang Dilapisi Emas

6 hari lalu

Bendera Merah Putih raksasa berkibar yang dipersiapkan untuk HAri Bela Negara di tugu Monas, Jakarta, 17 Desember 2014. ANTARA/Muhammad Adimaja
Kisah Lidah Api Tugu Monas yang Dilapisi Emas

Proses pembangunan Tugu Monas, pada lidah apinya terbuat dari bahan marmer dari Italia dan emas yang dilapisi seberat 35 kilogram


Sudah Cair, Ini Besaran Dana yang Diterima Peserta KJP Plus Tahap I Gelombang 2

6 hari lalu

Warga menunjukkan Kartu Jakarta Pintar serta bukti pembayaran saat membeli pangan murah di RPTRA Jatinegara, Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019.  Pangan murah ini hanya ditujukan bagi warga yang memiliki KJP Plus, Kartu Pekerja, dan Kartu Lansia Jakarta untuk meningkatkan gizi anak-anak di Jakarta. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Sudah Cair, Ini Besaran Dana yang Diterima Peserta KJP Plus Tahap I Gelombang 2

Pencairan dana KJP Plus dapat dimanfaatkan penerima sejak Jumat sore, 12 Juli 2024.


Konsistensi Heru Budi Rapikan Kabel Udara dan Rencana Pemprov DKI

8 hari lalu

Pemotongan kabel fiber optik sepanjang 1,2 kilometer oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta di Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 14 Agustus 2023. Dok. Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Konsistensi Heru Budi Rapikan Kabel Udara dan Rencana Pemprov DKI

Penataan kabel dan utilitas jalan lainnya terus berlanjut. DPRD masih menggodok peraturan daerah.


Heru Budi: Angka Realisasi Investasi di Jakarta Terus Meningkat

11 hari lalu

Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Dok. Pemprov DKI Jakarta.
Heru Budi: Angka Realisasi Investasi di Jakarta Terus Meningkat

Investasi lokal dan asing bertumbuh sejak 2021. Membuktikan Jakarta tetap bergerak maju. Pengamat mengimbau Pemprov DKI terus ciptakan kota yang aman dan nyaman.


Komitmen dalam International Mayors Forum 2024 dan Praktik Baik Jakarta

14 hari lalu

Pj Gubernur Heru Budi Hartono bersama sejumlah pejabat dan delegasi memegang guci berisi usulan terkait sustainable development goals (SDGs), di Hotel Grand Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 4 Juli 2024.Dok. Pemprov DKI Jakarta.
Komitmen dalam International Mayors Forum 2024 dan Praktik Baik Jakarta

International Mayors Forum (IMF) 2024 berlangsung sukses. Selama tiga hari, 2-4 Juli, sekitar 200 peserta dari 36 negara dan 74 kota di kawasan Afrika, Asia-Pasifik, Amerika Latin, dan Asia Barat, telah berdiskusi dan saling belajar dalam upayanya mencapai agenda pembangunan berkelanjutan.


Pemerintah Azerbaijan Apresiasi Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta

16 hari lalu

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra menerima kunjungan dari Kepala Badan Pelayanan Publik dan Inovasi Sosial Azerbaijan, Ulvi Mehdiyev di Mal Pelayanan Publik (MPP) DKI Jakarta, Selasa, 2 Juli2024.  Dok. Pemprov Jakarta.
Pemerintah Azerbaijan Apresiasi Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta

Ulvi Mehdiyev melihat Pemprov DKI Jakarta berhasil memanfaatkan kerja sama dengan Azerbaijan untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat.


Pelaku Penculikan Balita di Johar Baru Ternyata Ibu Korban Sendiri

19 hari lalu

Ilustrasi Penculikan Anak. shutterstock.com
Pelaku Penculikan Balita di Johar Baru Ternyata Ibu Korban Sendiri

TA, seorang ibu di Jakarta Pusat, melakukan penculikan terhadap anaknya sendiri karena kangen