Soal TKP Kecelakaan Terlapor Unlawful Killing Laskar FPI, Warga: Tidak Ada

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin dinihari, 14 Desember 2020. Komnas HAM meminta proses penegakan hukum harus akuntabel, objektif dan transparan sesuai dengan standar HAM. ANTARA/M Ibnu Chazar

Tangerang Selatan- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengungkapkan bahwa anggota kepolisian berinisial EPZ yang menjadi terlapor dalam unlawful killing anggota laskar FPI meninggal dalam kecelakaan tunggal.

Rusdi mengatakan bahwa EPZ mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan pada tanggal 3 Januari 2021 sekitar pukul 23.45 wib, kemudian keesokan harinya tanggal 4 Januari EPZ menghembuskan nafas terakhirnya.

Dalam pencarian di Google maps, daerah Bukit Jaya yang berada di kecamatan Setu tidak ditemukan, yang ditemukan adalah daerah Bakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan atau Tangsel.

Tempo sempat menghubungi sekretaris Kelurahan Bakti Jaya Fiqri Yanuardi Putra, ia mengatakan bahwa di wilayahnya itu tidak ada nama jalan Bukit Jaya.

"Kalau di dalam perumahan saya kurang hafal ya, tapi kalau dominannya enggak ada sih. Kalau jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu itu saya baru denger. Adanya Bakti Jaya, kalau Jalan Bukit Jaya saya belum tahu ya," katanya saat dihubungi, Sabtu 27 Maret 2021.

Dalam tiga bulan terakhir, kata Fiqri, ia belum mendengar adanya kecelakaan tunggal hingga mengakibatkan seseorang meninggal dunia di wilayahnya. "Kalau kecelakaan sampai meninggal saya belum monitor ya," ujarnya.

Sementara Boye, 36 tahun juru parkir di jalan Bakti Jaya menuju jalan raya Puspiptek, mengatakan dia menjadi juru parkir sudah hampir 10 tahun lamanya belum pernah mendengar ada kecelakaan parah.

"Kalau kecelakaan biasa-biasa sih mungkin sebulan sekali mah ada. Tapi kalau kecelakaan parah sampai meninggal dunia atau kecelakaan sedang pasti saya tahu," Boye mengungkapkan.

Dikatakan Boye, apabila ada kecelakaan di jalan raya Puspiptek atau jalan Bakti Jaya, ia pasti mengetahuinya dari rekan-rekan atau juru parkir lainnya.

"Soalnya saya di sini yang dituakan sebagai juru parkir. Jadi kalau ada kecelakaan pasti saya tahu dari temen-temen juru parkir lain. Walaupun kecelakaannya malamhari, besok paginya pasti saya dapat info," demikian Boye.

Baca juga : Ini Profil Terlapor di Kasus Unlawfull Killing Laskar FPI yang Meninggal

Boye menambahkan bahwa ia baru mendengar jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu. "Adanya Bakti Jaya, kalau Bukit Jaya enggak ada. Kayaknya baru denger saya juga," tuturnya.

Kepala Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Bayu Marfiando sampai berita ini ditayangkan belum menjawab pertanyaan yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp soal TKP terlapor polisi dalam kasus unlawfull killing laskar FPI tersebut.

MUHAMMAD KURNIANTO






Keluarga Korban Tabrak Lari Diduga Bus TransJakarta & Mobil Boks Tuntut Keadilan, Ingin Tahu Sopirnya

5 jam lalu

Keluarga Korban Tabrak Lari Diduga Bus TransJakarta & Mobil Boks Tuntut Keadilan, Ingin Tahu Sopirnya

Keluarga korban tabrak lari menuntut keadilan dan mendorong pihak Kepolisian agar bisa mengungkap pelakunya.


Diduga Pengemplang Pajak yang Rugikan Negara Rp 1,4 Miliar, Direktur PT EP Ditahan Kejari Tangsel

3 hari lalu

Diduga Pengemplang Pajak yang Rugikan Negara Rp 1,4 Miliar, Direktur PT EP Ditahan Kejari Tangsel

Penangkapan tersangka pengemplang pajak itu menunjukkan keseriusan dalam melakukan penegakan hukum dalam bidang perpajakan di wilayah Provinsi Banten


Benny Dollo, Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Meninggal Dunia pada Usia 72 Tahun

3 hari lalu

Benny Dollo, Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Meninggal Dunia pada Usia 72 Tahun

Mantan pelatih timnas Indonesia, Benny Dollo, meninggal pada usia 72 tahun. Bagaimana kiprahnya di sepak bola nasional?


Warga Tangsel Kembali Resah Karena Minyakita Langka, Pedagang: Sudah Dua Pekan Tidak Ada Barangnya

3 hari lalu

Warga Tangsel Kembali Resah Karena Minyakita Langka, Pedagang: Sudah Dua Pekan Tidak Ada Barangnya

Stok minyak goreng Minyakita langka di pasar, termasuk di Tangsel. Pedagang mengaku kelangkaan terjadi sejak dua pekan lalu.


Kronologi Warga Diduga Ditembak Mati di Dogiyai Papua Tengah Versi Masyarakat

4 hari lalu

Kronologi Warga Diduga Ditembak Mati di Dogiyai Papua Tengah Versi Masyarakat

Masyarakat Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, mengadu dan melapor ke Komnas HAM atas kasus dugaan penembakan dan pembunuhan oleh polisi


Pemain Persis Solo Dipanggil Sebagai Saksi ke Polresta Tangsel, Buntut Pelemparan Batu oleh Suporter Persita

4 hari lalu

Pemain Persis Solo Dipanggil Sebagai Saksi ke Polresta Tangsel, Buntut Pelemparan Batu oleh Suporter Persita

Saat pelemparan batu terjadi, bus pemain Persis Solo tidak dikawal polisi.


Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

4 hari lalu

Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

Empat pelaku penembakan massal d Florida, menembaki korban dari mobil yang melaju cepat.


Satpol PP Tangsel Geruduk Toko Baju yang Didalamnya Ada Tempat Pijat, 16 Orang Dibawa ke Polres

5 hari lalu

Satpol PP Tangsel Geruduk Toko Baju yang Didalamnya Ada Tempat Pijat, 16 Orang Dibawa ke Polres

Satpol PP Tangsel menggeruduk sebuah toko baju yang di dalamnya ternyata ada tempat pijat. Sebanyak 16 orang dibawa ke polres.


3 Peluru Menembus Tubuh Mahatma Gandhi 75 Tahun Lalu, Siapa Pembunuhnya?

5 hari lalu

3 Peluru Menembus Tubuh Mahatma Gandhi 75 Tahun Lalu, Siapa Pembunuhnya?

Pada 30 Januari 1948 Mahatma Gandhi meninggal dunia setelah tiga peluru menembus tubuhnya. Sepuluh hari sebelumnya percobaan pembunuhan dilakukan.


Polres Tangsel Tetapkan 7 Tersangka Pelemparan Bus Persis Solo, Motifnya Balas Dendam

5 hari lalu

Polres Tangsel Tetapkan 7 Tersangka Pelemparan Bus Persis Solo, Motifnya Balas Dendam

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kota Tangerang Selatan menetapkan 7 orang tersangka atas kasus pelemparan bus official pemain Persis Solo pada Sabtu 28 Januari 2023 lalu. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Legok, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.