Terpopuler Metro: Kabar Penggusuran di Menteng Dalam Hingga Teroris Condet

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kedua kiri) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus (kedua kanan) menunjukkan barang bukti saat konferensi pers terkait penangkapan terduga teroris, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. Selain atribut ormas, dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita beberapa bilah pedang, 5 bom kaleng siap ledak, sejumlah bahan peledak seperti aceton, HCL, termometer, serbuk aluminium serta sejumlah komponen bom rakitan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kedua kiri) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus (kedua kanan) menunjukkan barang bukti saat konferensi pers terkait penangkapan terduga teroris, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. Selain atribut ormas, dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita beberapa bilah pedang, 5 bom kaleng siap ledak, sejumlah bahan peledak seperti aceton, HCL, termometer, serbuk aluminium serta sejumlah komponen bom rakitan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah berita terpopuler metropolitan sepanjang Senin, 29 Maret 2021 meliputi kabar rencana penggusuran warga Menteng Dalam, manusia silver dan teroris Condet. 

    Berikut rangkuman berita metropolitan terpopuler yang menarik perhatian pembaca: 
       
    1. Warga Menteng Dalam resah karena kabar penggusuran oleh Pemprov DKI Jakarta 

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikabarkan hendak menggusur permukiman warga RT 001 RW 001 Kelurahan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Rencana penggusuran itu dibeberkan oleh Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Jakarta Sabar Hutahean. 

    "Patut dicurigai adanya kepentingan gelap terkait kasus penggusuran yang akan dilakukan oleh pemerintah setempat di Menteng," kata Sabar dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 29 Maret 2021.

    Warga Menteng Dalam bernama Husein menganggap rencana penggusuran didasari alasan tanah yang mereka tinggali berstatus Tata Praja atau dikuasai Pemprov DKI. Pria 40 tahun itu mengatakan warga yang tinggal memiliki Surat Perjanjian Jual Beli Tanah.


    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.