Penerapan Tilang Elektronik, Warga Kabupaten Bekasi Diminta Balik Nama Kendaraan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan bermotor melintasi kamera  E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu 14 Maret 2021. Satlantas Polres Metro Bekasi akan memberlakukan sistem tilang elektronik atau E-TLE mulai 17 Maret 2021. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

    Sejumlah kendaraan bermotor melintasi kamera E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu 14 Maret 2021. Satlantas Polres Metro Bekasi akan memberlakukan sistem tilang elektronik atau E-TLE mulai 17 Maret 2021. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Cikarang - Warga Kabupaten Bekasi diminta segera balik nama kendaraan untuk mencegah surat tilang salah alamat pada penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bekasi AKBP Ojo Ruslani mengatakan hal ini untuk mencegah pemilik lama kendaraan menerima surat tilang elektronik.

    "Jika pemilik baru belum melakukan balik nama, tidak perlu kaget. Karena kendaraan yang dulu dijual belum dilakukan balik nama," kata Ojo di Cikarang, Rabu 31 Maret 2021.

    Ojo mengatakan balik nama kendaraan ini sekaligus untuk menertibkan pemilik kendaraan yang belum balik nama.

    Penerapan tilang elektronik atau tilang ETLE kepada pelanggar lalu lintas segera diberlakukan di Kabupaten Bekasi. Saat ini pelanggar baru diberi teguran.

    Pelanggar lalu lintas yang terekam kamera ETLE akan teridentifikasi melalui pelat nomor kendaraan. Bukti pelanggaran serta surat tilang akan dikirimkan ke alamat yang tertera pada nomor polisi kendaraan.

    "Tilang kita kirimkan ke alamat kendaraan terdaftar dari nomor polisi yang ada pada STNK," ujarnya.

    Baca juga: Polda Metro Klaim Tilang ETLE Signifikan Turunkan Angka Pelanggaran Lalu Lintas

    Program tilang elektronik ini dapat membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bekasi. Pemilik kendaraan didorong untuk melakukan balik nama kendaraan bermotor karena kendaraan yang sudah berpindah kepemilikan namun belum balik nama dikategorikan melanggar lalu lintas.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.