Menjelang Ramadan, Imam Belum Pastikan Masjid Istiqlal Dibuka Atau Tidak

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

    Ilustrasi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

    JAKARTA- Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan belum menetapkan apakah masjid itu akan dibuka saat bulan Ramadan atau tidak. Pengelola, kata dia, masih menunggu arahan Gubernur Anies Baswedan dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pusat.

    Meski begitu, Nasaruddin mengatakan pihaknya telah mempersiapkan berbagai hal jika pemerintah mengizinkan Masjid Istiqlal dibuka untuk umum saat bulan suci nanti. Termasuk protokol kesehatan para jemaah yang akan hadir jika dibuka. "Kami sudah siap-siap seandainya pemerintah izinkan," ujar dia kepada wartawan pada Jumat, 2 April 2021.

    Baca: Kota Tangerang Bentuk Satgas Salat Tarawih Selama Ramadan, Tugasnya?

    Jika diizinkan dibuka, pengelola masjid akan membatasi 30 persen kapasitas jemaah, bukan 50 persen. "Kalau 50 persen itu berarti lebih dari 100 ribu."

    Pengelola Masjid Istiqlal akan melihat perkembangan setidaknya sampai sepekan sebelum masuk Ramadan. Pengelola masjid rutin menggelar rapat baik dengan Pemerintah DKI Jakarta maupun dengan Satgas Covid-19.

    Nasaruddin berjanji mengumumkan secara resmi keputusan dibuka atau tidaknya Masjid Istiqlal saat Ramadan. Iia berharap pemerintah mengizinkan rumah ibadah itu dibuka. "Harapan kamj sih dibuka. Saya kira ada kerinduan juga dari jamaahnya," tutur dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.