Pelemparan Batu Rumah Ketua PA 212, CCTV Tunjukkan Pelaku 4 Orang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah Ketua Presidium Alumni 212 (PA 212) Slamet Ma'arif, yang berpagar hitam, dijaga para jawara usai teror lemparan batu, Selasa 18 Februari 2020. TEMPO/ADE RIDWAN

    Rumah Ketua Presidium Alumni 212 (PA 212) Slamet Ma'arif, yang berpagar hitam, dijaga para jawara usai teror lemparan batu, Selasa 18 Februari 2020. TEMPO/ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212, Slamet Maarif mengatakan jumlah pelaku yang menyatroni rumahnya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis dini hari, 1 April lalu, adalah empat orang. Salah satunya kemudian melemparkan batu ke rumah Slamet.

    "Mereka berboncengan dua sepeda motor," kata Slamet Maarif melalui pesan singkat, Jumat, 2 April 2021.

    Dari video rekaman CCTV yang diberikan Slamet, kedua sepeda motor masuk ke gang rumah secara beriringan sekitar pukul 01.59. Kedua motor yang digunakan para pelaku tampak berjenis matic.

    Rombongan pelaku kemudian melewati rumah Slamet. Mereka tak berhenti atau langsung melemparkan baru. Para pelaku terus melaju hingga akhirnya putar balik di depan rumah salah satu tetangga Slamet.

    Baca juga: Slamet Maarif Pikir-pikir Lapor ke Polisi Kasus Penyerangan Ketiga Rumahnya

    Iring-iringan pelaku lantas balik lagi ke gang depan rumah Slamet. Sambil berkendara, satu di antaranya tampak melemparkan sesuatu ke arah rumah Slamet, diduga batu.

    Slamet mengaku masih belum melaporkan peritiwa penyerangan rumahnya ini ke polisi. Alasannya, dua kasus penyerangan rumahnya terdahulu yang dilaporkan ke polisi belum ada perkembangan.

    Pada kasus pertama, rumah Slamet dilempari batu oleh orang tak dikenal, pada Selasa dini hari, 18 Februari 2020. Kedua, mobil Slamet yang diparkir di teras rumah dirusak orang pada Ahad, 6 Desember 2020.

    "Masih mikir-mikir (lapor ke polisi). Ada rencana kita mau ke LBH dan Komnas HAM serta komisi 3 DPR RI," kata pentolan PA 212 itu.

    M YUSUF MANURUNG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.