Jokowi Beri Kewenangan DKI Soal Stasiun, Anies: Untung Presiden Mantan Gubernur

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri) berbincang bersama Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sesuai Peresmian Stasiun Terpadu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2020. Kawasan Berorientasi Transit (TOD) ini didukung oleh sektor transportasi umum terintegrasi di bawah Jak Lingko. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri) berbincang bersama Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sesuai Peresmian Stasiun Terpadu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2020. Kawasan Berorientasi Transit (TOD) ini didukung oleh sektor transportasi umum terintegrasi di bawah Jak Lingko. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI kini memiliki kewenangan untuk membenahi stasiun kereta api yang ada di wilayah Ibu Kota.

    Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan kewenangan untuk pengelolaan stasiun kereta yang ada di wilayah Jakarta didapat setelah ia meminta kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    "Kami matur (sampaikan) Pak Presiden. Pak Presiden kalau kami mengelola transportasi tapi tidak punya kewenangan, sulit minta supaya stasiun di Jakarta dikelola oleh DKI. Untungnya Presiden mantan Gubernur DKI," ujar Anies pada Kamis, 1 Maret 2021.

    Menurut Anies, permintaan Pemprov DKI ke pemerintah pusat terkait pengelolaan stasiun tidak berbelit.

    Baca juga: Sepeda Nonlipat Masuk MRT Jakarta, Anies Baswedan Uji Coba Hari Ini

    Saat meminta ke Presiden Jokowi, Anies mengatakan dampak kemacetan yang terjadi lantaran pengelolaan stasiun tidak sesuai dengan rencana penanganan kemacetan yang dilakukan DKI Jakarta.

    "Jadi begitu (Jokowi) dengar langsung, 'Iya saya juga dulu pusing ngurusin pintu stasiun," kata Anies menirukan Jokowi.

    Meskipun pengelolaan stasiun berada di bawah Pemprov DKI, Anies mengatakan pengelolaan kereta api tetap dipegang oleh pemerintah pusat melalui PT Kereta Api Indonesia atau KAI.

    Kini dengan pengelolaan di bawah Pemprov DKI, stasiun-stasiun kereta bisa diintegrasikan dengan bus dan sarana transportasi lainnya yang dikelola oleh DKI.

    "Ketika turun dari kereta bisa langsung nyambung dengan bus," kata Anies.

    Sebelumnya, DKI telah merevitalisasi kawasan Stasiun Tanah Abang, Stasiun Senen, Stasiun Sudirman, dan kini yang sedang berjalan adalah Stasiun Gondangdia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H