Begini Rizieq Shihab Kutuk Pihak yang Mengaitkan Aksi Terorisme dengan FPI

Sejumlah kendaraan melintas di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 29 Maret 2021. Sejumlah ruas jalan di sekitar gereja mulai dibuka setelah sebelumnya ditutup pascaledakan bom bunuh diri. ANTARA/Arnas Padda

Jakarta - Kuasa Hukum eks Pimpinan FPI Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, mengatakan kliennya mengutuk bom bunuh diri di gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan dan aksi penembakan di Mabes Polri.

Dia juga mengutuk tudingan dan framing yang menyebut tindakan teror tersebut dilakukan oleh kelompok Islam.

"Beliau mengutuk keras tuduhan dan framing jahat terhadap Islam dan umat Islam, terutama terhadap berbagai aksi teror dan yang katanya teror," ujar Aziz kepada Tempo, Sabtu, 3 April 2021.

Adapun framing terhadap Islam yang Rizieq Shihab maksud seperti mengaitkan aksi teror para pelaku dengan agama yang dianutnya. Selain itu, Rizieq juga mengutuk framing terorisme terhadap FPI hanya karena ditemukan atribut organisasinya di tempat terduga teroris diciduk. 

"Framing mengarahkan pada satu pihak tanpa penyidikan dan penyelidikan adalah tindakan tidak profesional dan amatir. Kami yakin institusi polisi tidak seperti itu. Itu mungkin hanya oknum yang cari perhatian," ujar Aziz.

Baca juga : Berita Terpopuler: Zakiah Aini dan Pemeriksaan Pengacara Rizieq Shihab  

Sebelumnya dalam pers release di Polda Metro Jaya, penyidik membeberkan beberapa barang bukti penangkapan terduga teroris Condet dan Bekasi. Di jejeran barang bukti itu terlihat beberapa bilah pedang serta buku dan atribut FPI. Salah satu buku yang dihadirkan sebagai barang bukti dalam itu berjudul "FPI Amar Ma'ruf Nahi Munkar". 

Selain itu, selembar baju bewarna hijau dan putih dengan tulisan Laskar Pembela Islam juga turut dihadirkan. Terakhir, Tempo juga melihat dua buah kartu tanda identitas keikutsertaan di organisasi FPI dengan nama pemilik Husein Hasny. Beberapa keping VCD hingga poster eks Pimpinan FPI Rizieq Shihab juga disita sebagai barang bukti oleh polisi. 

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran menyatakan seluruh barang bukti itu saat ini masih dalam pemeriksaan tim Densus 88 untuk melihat keterkaitan antara FPI dengan kelompok teroris itu. "Iya termasuk itu (penemuan atribut FPI), jika ada keterkaitan itu kan sebagai temuan awal, sedang diadalami oleh Densus 88," ujar Fadil. 

Fadil enggan berspekulasi lebih jauh soal dugaan keterkaitan FPI dengan kelompok teroris yang baru ditangkap itu. Sebab, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan. 

"Terpentintg adalah upaya-upaya untuk melakukan teror dengan menggunakan bahan peledak atau bom di DKI Jakarta bisa kami monitor, deteksi, dan cegah," ujar Fadil. 

Pagi kemarin, polisi menangkap empat terduga teroris di Cikarang, Bekasi dan Condet, Jakarta Timur. Mereka antara lain berinisial ZA, BS, AJ, dan HH. Fadil menjelaskan masing-masing tersangka memiliki perannya masing-masing, seperti perakitan bom hingga pendanaan. 

Para tersangka kini masih dalam pemeriksaan intensif tim Densus 88 antiteror untuk mendalami peran dan jaringannya termasuk pemeriksaan beberapa barang yang disita yang disebut ada unsur eks FPI yang belakangan disebut Rizieq Shihab sebagai framing. Fadil mengatakan untuk saat ini para tersangka terancam dijerat dengan Pasal 15 juncto Pasal 7 dan atau Pasal 9 UU 5 Tahun 2018 tentang terorisme, dengan ancaman 15 tahun penjara. 

M JULNIS FIRMANSYAH 






Operasi Zebra 2022 Mulai Besok, Hindari 14 Pelanggaran Ini

12 jam lalu

Operasi Zebra 2022 Mulai Besok, Hindari 14 Pelanggaran Ini

Operasi Zebra 2022 digelar serentak di seluruh Indonesia. Sedangkan Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2022 pada 3-16 Oktober.


Pelaku Perampokan Toko Emas di ITC BSD Terlacak dari Sidik Jari

20 jam lalu

Pelaku Perampokan Toko Emas di ITC BSD Terlacak dari Sidik Jari

Polisi berhasil melacak pelaku perampokan toko emas di ITC BSD dari sidik jari yang tertinggal di TKP.


Operasi Zebra Jaya 2022, Dirlantas Polda Metro Jaya: Tilang Adalah Pilihan Terakhir

1 hari lalu

Operasi Zebra Jaya 2022, Dirlantas Polda Metro Jaya: Tilang Adalah Pilihan Terakhir

Berbeda dengan razia Operasi Zebra Jaya, tidak ada toleransi bagi pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera tilang elektronik atau ETLE.


Dugaan KDRT ke Lesti Kejora, Rizky Billar Terancam 5 Tahun Penjara

2 hari lalu

Dugaan KDRT ke Lesti Kejora, Rizky Billar Terancam 5 Tahun Penjara

Muhammad Rizky alias Rizky Billar terancam pidana 5 tahun penjara dan denda 15 juta atas dugaan KDRT yang dilakukannya pada istrinya, Lesti Kejora


Kasus KDRT Lesti Kejora, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Terhadap Rizky Billar

2 hari lalu

Kasus KDRT Lesti Kejora, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Terhadap Rizky Billar

Pedangdut Lestiani atau Lesti Kejora melaporkan suaminya, Muhammad Rizky alias Rizky Billar, ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan KDRT


Polisi: KDRT Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Nyata, Bukan Settingan

2 hari lalu

Polisi: KDRT Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Nyata, Bukan Settingan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Rizky Billar diduga mendorong, membanting, dan mencekik Lesti Kejora


Dugaan KDRT Rizky Billar ke Lesti Kejora Disaksikan ART dan Karyawan Leslar Entertainment

2 hari lalu

Dugaan KDRT Rizky Billar ke Lesti Kejora Disaksikan ART dan Karyawan Leslar Entertainment

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Rizky Billar diduga mendorong, membanting, dan mencekik Lesti Kejora


Polisi: KDRT yang Diterima Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Fisik

2 hari lalu

Polisi: KDRT yang Diterima Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Fisik

Penyanyi Lestiani atau Lesti Kejora melaporkan suaminya, Muhammad Rizky alias Rizky Billar, atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).


4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

2 hari lalu

4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

Empat pelaku perampokan toko emas di Tangerang Selatan sudah ditangkap.


Serangan Bom Bunuh Diri di Pusat Pendidikan Afghanistan, 19 Tewas

2 hari lalu

Serangan Bom Bunuh Diri di Pusat Pendidikan Afghanistan, 19 Tewas

Sebuah bom bunuh diri di sebuah pusat pendidikan di ibu kota Afghanistan, Kabul, menewaskan sedikitnya 19 orang