Revitalisasi Stasiun Manggarai, DKI Sediakan Jalur Sepeda hingga Pangkalan Bajaj

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas penumpang  KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis 24 Desember 2020. Pada libur Natal dan Tahun Baru pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi jam operasional KRL Commuter Line dan MRT.  TEMPO/Subekti

    Aktivitas penumpang KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis 24 Desember 2020. Pada libur Natal dan Tahun Baru pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi jam operasional KRL Commuter Line dan MRT. TEMPO/Subekti

    Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta menyatakan akan merevitalisasi kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Proyek penataan stasiun terpadu tahap kedua ini hasil kerja sama Pemerintah DKI bersama PT Kereta Api Indonesia dan MRT Jakarta.

    "Salah satu stasiun tersibuk di Jakarta, Stasiun Manggarai tak luput dari kawasan yang akan juga ditata." Akun instagram @dkijakarta, pada 25 Maret lalu.

    Baca: Stasiun Tebet Kebanjiran, KRL dari Bogor Hanya Sampai Pasar Minggu

    Penataan stasiun melibatkan 15 instansi baik internal maupun eksternal Pemerintah DKI. Desain Stasiun Manggarai yang diunggah ke media sosial itu, terlihat pemerintah merombak total tampilan stasiun.

    Pemerintah membuat desain Stasiun Manggarai tampak lebih hijau dengan taman di sekelilingnya. Stasiun itu juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti jalur sepeda, plaza orientasi, halte Transjakarta, relokasi pos polisi, halte untuk naik dan turun penumpang ojek online di sisi kiri dan barat hingga tempat mangkal bajaj.

    Pada 10 Januari lalu, PT MRT Jakarta dan PT KAI sepakat membentuk joint venture, PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek. Perusahaan patungan itu bertugas mengelola dan menata 72 stasiun.

    Selain Stasiun Manggarai, perusahaan patungan itu menata empat stasiun, yaitu Tanah Abang, Juanda, Sudirman, dan Pasar Senen. Renovasi pada tahap pertama dimulai pada 21 Januari tahun lalu.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.