Survei Pilkada 2024, Popularitas Wakil Wali Kota Bekasi di Puncak

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meraih Top Eksekutif Muslim dari IPEMI, Senin 29 Juli 2019. Dok pribadi

    Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meraih Top Eksekutif Muslim dari IPEMI, Senin 29 Juli 2019. Dok pribadi

    TEMPO.CO, Depok - Hasil survei Pilkada 2024 yang digelar Etos Indonesia Institute menunjukkan nama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono untuk sementara unggul. 

    "Ini survei popularitas bakal calon wali kota Bekasi," kata Direktur Eksekutif Etos Indonesia Institute Iskandarsyah di Jakarta, Ahad 4 April 2021.

    Dalam hasil survei tahap 1 itu, nama Tri Adhianto Tjahyono berada di posisi pertama dengan 27 persen. Posisi kedua Choiruman Putro 14 persen, diikuti Ade Puspita Sari 11 persen dan Zainul Miftah 10 persen.

    Dalam daftar hasil survei calon Wali Kota Bekasi pada Pilkada 2024 itu terdapat sejumlah nama yang memperoleh angka di bawah 10 persen, yaitu Tahapan Bambang Sutopo, H Edi, Eko Setyo Pramono, Heri Koswara, Ronny Hermawan, Anim Imanuddin, Erick Rebiin, dan Hawasi Syahbrawi.

    "Posisi nama-nama itu bisa berubah, tergantung konsolidasi di lapangan," kata Iskandarsyah.

    Kendati pilkada serentak batal dilakukan pada 2022, Etos Indonesia akan terus melakukan survei. Iskandasyah menyatakan survei akan berlangsung tiga bulan sekali dan akan dipublikasikan untuk publik. Dia menegaskan surveinya tidak memihak kandidat tertentu.

    Survei yang dilakukannya mengukur Descriptive Belief atau keyakinan yang menjadi latar belakang  pemilih untuk memilih calon wali kota berdasar kinerja Pemerintahan Kota Bekasi. Selain itu, Iskandasyah juga mengukur Inferential Belief atau siapa kandidat yang paling dikenal untuk melihat seberapa kuat tokoh itu diinginkan rakyat untuk menjadi wali kota Bekasi

    Baca juga: Kata Setda Kota Bekasi Soal 110 Sekolah Boleh Belajar Tatap Muka

    Survei tentang Pilkada 2024 untuk Kota Bekasi tahap 1 itu dilaksanakan pada 12-27 Maret 2021 dengan sampel 600 responden di seluruh Kota Bekasi. Dari 584 responden, diperkirakan Confidential Interval plus minus 1,27 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.