Kepala Polres Metro Jakarta Utara: Penimbun Sembako Bakal Diancam Bui 5 Tahun

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Isi paket bantuan sosial sembako tahap kedua dari Presiden RI yang tiba di wilayah Rukun Warga (RW) 09, Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Mei 2020. Isi paket bantuan sembako tahap kedua sedikit berbeda dengan tahap sebelumnya. TEMPO/Nita Dian

    Isi paket bantuan sosial sembako tahap kedua dari Presiden RI yang tiba di wilayah Rukun Warga (RW) 09, Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Mei 2020. Isi paket bantuan sembako tahap kedua sedikit berbeda dengan tahap sebelumnya. TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara Kombes Polisi Guruh Arif Darmawan mengatakan penimbun bahan pokok atau dikenal sembako bisa dihukum lima tahun penjara.

    "Aturannya seperti itu (kurungan lima tahun penjara)," kata Guruh saat ditemui wartawan di Polres Metro Jakarta Utara, Senin, 5 April 2021.

    Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan menyebutkan bahwa pelaku penimbunan bahan pokok dapat dipidana kurungan badan selama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 50 miliar.

    Ia meminta pihak terkait ikut mengawasi peredaran sembilan bahan pokok (sembako) di pasar guna mengantisipasi adanya praktik penimbunan bahan pangan yang bisa merugikan masyarakat.

    "Kami berharap mungkin kalau masyarakat memiliki informasi dan sebagainya, nanti akan disampaikan ke kami. Kalau ada, misalnya ada, pasti kami tindak," kata Guruh.

    Baca juga : Kompensasi Larangan Mudik 2021, Ini Bansos yang Akan Diberikan

    Tak hanya menunggu laporan, Guruh mengatakan Polres Metro Jakarta Utara juga menyiagakan personel untuk menyelidiki ke sejumlah lokasi untuk mengecek apakah telah terjadi penimbunan pangan menjelang Ramadan.

    "Kami sedang melaksanakan penyelidikan, karena kami ingin membantu program-program pemerintah untuk selalu menstabilkan (harga pangan). Jangan sampai ada permainan-permainan yang nantinya memberatkan masyarakat," kata Guruh.

    "Semua kami libatkan, termasuk dari Polres maupun dari Polsek. Ini akan kami libatkan dalam kegiatan tersebut," ujarnya pula.

    Dia belum memerinci kemana dan berapa personel yang bergerak melaksanakan operasi tersebut. Namun dia memastikan Polres Metro Jakarta Utara siap mencegah terjadinya penimbunan pangan di Jakarta Utara.

    "Nanti saja kami umumkan, tapi anggota kami sudah bergerak di lapangan untuk menjaga terjadinya hal yang tidak diinginkan," katanya ihwal antisipasi penimbunan sembako.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.