Kuasa Hukum Rizieq Shihab Minta Jaksa Hadirkan Korban Penghasutan Kerumunan

Suasana sepi massa pendukung saat berlangsungnya pengamanan sidang terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 30 Maret 2021. Pengadilan Negeri Jakarta Timur akan melanjutkan sidang perkara dugaan pelanggaran protokol kesehatan dengan terdakwa Rizieq Shihab. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum Rizieq Shihab meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan korban penghasutan hingga menimbulkan kedaruratan kesehatan. Rizieq Shihab didakwa melakukan penghasutan yang melanggar Pasal 160 KUHP.

Tim kuasa hukum meminta agar korban penghasutan Rizieq dihadirkan pada sidang pemeriksaan saksi Rabu pekan depan. "Karena biasanya KUHP Pasal 160 itu kan ada korban yang ada hubungan langsung dengan pidana yang dituduhkan," ujar kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu, 7 April 2021. 

Aziz mengatakan sudah meminta kepada Majelis Hakim agar korban penghasutan dihadirkan dalam persidangan. Namun hakim menyerahkan keputusan tersebut kepada jaksa. "Tadi hakim menyerahkan pada jaksa, tapi biasanya yang dihadirkan korban dulu," ujar Aziz. 

Masalah saksi dalam perkara swab test palsu yang digelar hari ini juga sempat mengundang protes terdakwa Rizieq Shihab. JPU menyatakan akan memanggil lima saksi saja dalam perkara tes usap palsu, namun tidak membeberkan nama-nama saksi tersebut. 

Menurut Rizieq, dalam persidangannya yang lain nama dan jumlah saksi dapat diberitahukan sepekan sebelum persidangan dimulai. "Pada sidang lain itu jaksa menyebutkan langsung 10 nama saksi yang akan dihadirkan pada sidang berikutnya," ujar Rizieq. 

Rizieq meminta nama saksi yang akan dihadirkan bisa diungkap sepekan sebelumnya. Alasannya agar tim kuasa hukum lebih siap menghadapi sidang yang akan datang.

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Muarif pun setuju dengan pernyataan Rizieq dan meminta JPU membeberkan saksi-saksi tersebut. Namun tim jaksa belum siap. 

"Kami masih memikirkan komposisi saksi-saksi mana yang lebih tepat untuk pembuktian unsur-unsur pidana. Jadi untuk saat ini kami belum mau untuk memberikan nama-nama saksi yang akan diperiksa minggu depan," ujar JPU Nanang Gunaryanto. 

Meskipun enggan membeberkan nama, Nanang mau menyebut jumlah saksi yang akan dihadirkan. "Kami rencana menghadirkan lima saksi," ujar Nanang.

Baca juga: Alasan Puasa, Rizieq Shihab Minta Dites Swab Malam Sebelum Sidang

Hakim Muarif menerima JPU itu. Ia meminta agar JPU dapat menjelaskan secara rinci nama-nama saksi dalam sidang Rizieq Shihab yang akan digelar pada Rabu, 14 April 2021. "Untuk hari ini enggak apa-apa, tapi pada persidangan selanjutnya tolong disiapkan nama saksi," ujar Muarif. 






Lagi, Polisi Gandeng Mahasiswa Bagi Bantuan Beras, Ringankan setelah Harga BBM Naik

3 hari lalu

Lagi, Polisi Gandeng Mahasiswa Bagi Bantuan Beras, Ringankan setelah Harga BBM Naik

Polsek Tanjung Duren membagikan bantuan beras kepada puluhan pengemudi bajaj yang ada di kawasan Jalan Kusuma I Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan.


Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

15 hari lalu

Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

Dalam laporan majalah Tempo edisi 3 September 2022, Handik adalah salah satu penyokong skenario Ferdy Sambo.


Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

15 hari lalu

Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

Vonis lepas merupakan vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim ketika terdakwa bersalah, tetapi tidak dapat dipidana. Hal itu muncul di kasus KM 50.


Mengapa Penembakan Anggota FPI di KM 50 Masuk Kategori Unlawful Killing?

17 hari lalu

Mengapa Penembakan Anggota FPI di KM 50 Masuk Kategori Unlawful Killing?

Kasus penembakan anggota FPI di Km 50. Komnas HAM menyebut tewasnya 6 orang masuk kategori unlawful killing.


Jaksa Kasus Unlawful Killing KM50 Bicara soal Kemungkinan PK

17 hari lalu

Jaksa Kasus Unlawful Killing KM50 Bicara soal Kemungkinan PK

JPU membuka kemungkinan mengajukan Peninjauan Kembali kasus KM50, asalkan ada novum atau bukti baru.


Menilik Kembali Temuan Komnas HAM di Kasus Unlawful Killing KM50

17 hari lalu

Menilik Kembali Temuan Komnas HAM di Kasus Unlawful Killing KM50

MA menolak permohonan kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum dalam kasus pembunuhan anggota Front Pembela Islam di KM50 Tol Jakarta-Cikampek.


Bahar bin Smith Bebas dari Tahanan Usai Putusan PT Bandung

29 hari lalu

Bahar bin Smith Bebas dari Tahanan Usai Putusan PT Bandung

Menurut Andrie, Bahar bin Smith bebas secara murni sehingga pihaknya mempersilakan yang bersangkutan keluar dari tahanan.


Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

48 hari lalu

Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

Irjen Ferdy Sambo tersangka kematian Brigadir J terlibat penyelidikan kasus penerbitan surat jalan palsu Djoko Tjandra. Dua perwira Polri dihukum.


Citayam Fashion Week Sebabkan Kerumunan, DKI Lakukan Swab Test Massal

27 Juli 2022

Citayam Fashion Week Sebabkan Kerumunan, DKI Lakukan Swab Test Massal

Fenomena Citayam Fashion Week mengundang kerumunan masyarakat di Dukuh Atas, Jakarta Pusat.


Banding Munarman Ditolak, Hukuman Ditambah Jadi 4 Tahun

27 Juli 2022

Banding Munarman Ditolak, Hukuman Ditambah Jadi 4 Tahun

Banding Munarman ditolak karena dinilai terbukti melakukan tindak pidana terorisme