Epidemiolog Sarankan Salat Tarawih di Rumah Jika Masjid Penuh

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak tarawih. ANTARA

    Ilustrasi anak tarawih. ANTARA

    Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual DKI, Muhammad Zen, mengatakan pemerintah mencatat 10 kegiatan saat Ramadan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Kegiatan itu diharapkan menjadi perhatian pengurus masjid maupun musalah di DKI, untuk mencegah penularan Covid-19.

    "Kami meminta pengurus masjid menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama pelaksanaan ibadah Ramadan untuk mencegah penularan Covid-19," kata Zen melalui pesan singkat, Senin, 5 April 2021.

    Adapun 10 kegiatan atau aktivitas selama Ramadan yang biasanya menimbulkan kerumunan dan harus diantisipasi adalah sahur bersama, salat rawatib, shalat jum'at, kultum dan kajian keagamaan tatap muka.

    Selain itu, epidemiolog menyebutkan kegiatan lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan adalah buka puasa dan salat tarawih, peringatan malam nuzulul al Qur'an, I'tikaf, penunaian dan pendistribusian Zakat dan Malam Takbir serta Shalat Idul Fitri 1442 H. "Bagi para pengurus masjid dan musholla untuk menyiapkan panduan teknis penyelenggaraan ibadah Ramadhan di lingkupnya."

    BACA: Besok Sekolah Tatap Muka. Epidemiolog: Uji Coba Kok Orang dengan Penyakit

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H