Ketua RT Soal Terduga Teroris Pernah Mukim di Tanjung Barat: Menyerahlah Buat...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers terkait penggeledahan rumah terduga teroris, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. Para tersangka teroris itu kini masih dalam pemeriksaan intensif tim Densus 88 antiteror untuk mendalami peran dan jaringannya. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Petugas menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers terkait penggeledahan rumah terduga teroris, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. Para tersangka teroris itu kini masih dalam pemeriksaan intensif tim Densus 88 antiteror untuk mendalami peran dan jaringannya. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua RT 03/04 Tanjung Barat, Jakarta Selatan Budianto menyebutkan satu dari tiga terduga teroris berdomisili di Jakarta Selatan yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) berinisial NF diharapkan kooperatif.

    Pak Ketua RT juga mengimbau agar NF segera menyerahkan diri kepada polisi agar ada kejelasan dalam proses hukum.

    "Supaya selesai dan cepat 'clear' lebih baik menyerahkan diri, kalau ada sesuatu yang dia harus luruskan kepada polisi, itu jalan terbaik," kata Ketua RT 03/RW 04 Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Budianto di Jakarta Selatan, Kamis, 8 April 2021.

    Salah satu terduga teroris yang saat ini diburu Tim Detasemen Khusus Anti Teror (Densus) 88 adalah NF secara administrasi tercatat sebagai warga RT03/RW04 Kelurahan Tanjung Barat.

    Meski demikian, kata dia, NF sejak lima tahun lalu sudah tidak menetap di kawasan Tanjung Barat melainkan diketahui pindah ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan, setelah pria berusia 36 tahun itu menikah.

    Ia hanya sesekali mendatangi rumahnya yang berjarak beberapa meter dari kediaman ketua RT. Saat ini, rumah tersebut dihuni oleh paman dan bibinya.

    Ketika masih tinggal di Tanjung Barat, kata dia, NF yang ia kenal merupakan sosok pemuda yang baik, suka bergaul baik dalam kepemudaan seperti Karang Taruna serta tidak memiliki masalah dan tidak berlaku aneh.

    "Kami dan warga ikut prihatin tidak menyangka NF sejauh ini. Ini pun juga baru terduga, saya tidak ikut campur terkait hukum. Secara pribadi dan kita hidup bermasyarakat melihat dia (NF) selama ini baik dan tidak pernah bermasalah, saya prihatin, kenapa bisa sejauh ini," katanya.

    Baca juga : Munarman Duga Bambang Setiono yang Ditangkap Densus 88 Disusupkan ke FPI

    Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan ada empat terduga teroris di wilayah Jakarta yang masuk DPO berinisial YI, AN, ARH, dan NF.

    Dari empat DPO tersebut, lanjut dia, satu terduga dengan inisial AN telah ditangkap oleh Tim Densus 88.

    Empat DPO tersebut berkaitan dengan empat terduga teroris yang telah lebih dulu ditangkap Densus 88 di wilayah Condet (Jakarta Timur), Bekasi (Jawa Barat) dan Jakarta Barat, pada akhir Maret 2021. 

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H