Anies Baswedan Anjurkan Warga DKI Tidak Sahur dan Buka Puasa di Masjid

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (kiri ke kanan) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, dan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid usai salat Jumat sekaligus meninjau Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat, 9 April 2021. TEMPO/Lani Diana

    (kiri ke kanan) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, dan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid usai salat Jumat sekaligus meninjau Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat, 9 April 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganjurkan masyarakat tidak sahur atau buka puasa di masjid. Sebab, warga harus membuka masker untuk makan bersama.

    "Di bulan suci Ramadan ini nanti ada aktivitas iftar, ada aktivitas sahur, kami menganjurkan untuk tidak dilakukan di masjid," kata dia usai salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat, 9 April 2021.

    Anies mengingatkan agar jemaah tidak membuka masker dan saling menjaga jarak ketika beribadah di masjid. Tujuannya untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di masjid.

    Baca juga: Gubernur Banten Kritik Pusat Soal Larangan Mudik tapi Wisata Boleh Buka

    Ibadah di masjid selama Ramadan, tutur dia, tetap bisa berjalan dengan syarat tidak melanggar protokol kesehatan.

    "Jadi jangan sampai kita jadi mengurangi salat, mengurangi tadarus atas nama protokol kesehatan," ujar dia.

    Hari ini Anies Baswedan bersama dengan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, dan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid salat Jumat di Masjid Istiqlal. Mereka sekaligus meninjau persiapan Istiqlal untuk dipakai selama Ramadan 2021.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.