Saat Pembangunan Tugu Sepeda Rp 800 Juta Menuai Kritik

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Pekerja menyelesaikan pembangunan Tugu Sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 6 April 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Pembangunan tugu sepeda di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat menuai kritik dari berbagai pihak. Tugu senilai Rp 800 juta itu dinilai tak diperlukan.

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Gilbert Simanjuntak mengatakan, tugu seharusnya dibangun untuk menghormati seseorang yang legendaris. "Apa yang legendaris dari sepeda? Malah justru selalu minta diprioritaskan dan mengambil anggaran dari APBD. Bukan meringankan malah membebani," kata Gilbert.

Kritik juga datang dari mantan Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim. Lewat akun Twitter resminya @emilsalim2010, ia mempertanyakan urgensi pembangunan tugu itu.

"Mengapa uang tidak diutaman pendidikan ketimbang patung," ujar Guru Besar Emeritus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu.

Baca juga: DKI Bangun Tugu Sepeda, Wagub Berharap Jadi Ikon Jakarta Tempat Selfie Milenial

Wakil Gubernur atau Wagub DKI Riza Patria sebelumnya mengatakan, pembangunan tugu sepeda itu menggunakan dana swasta.

Tugu ini dibangun dengan bentuk sebuah ban sepeda raksasa. Ini adalah bagian dari proyek 11 jalur sepeda permanen yang akan dibangun di kawasan sama. Total pembangunan tugu sepeda dan jalur sepeda itu akan menelan biaya Rp 28 miliar.

Adapun dana itu diambil dari kompensasi pihak swasta yang mendirikan bangunan di Ibu Kota. "Dana dari KLB (koefisien lantai bangunan)," kata Riza.

Menanggapi kritik Emil Salim, Riza mengatakan, Jakarta sudah menganggarkan untuk pendidikan. "Semua kan ada alokasinya, pendidikan, sosial, kesehatan, olahraga, agama, semua dialokasikan," ujar dia.

Riza meyakini jika tugu sepeda ini akan menjadi ikon baru di Ibu Kota yang akan menarik perhatian milenial. "Nanti jadinya akan baik, cantik, menarik, dan menjadi ikon di Jakarta, tempat selfie teman milenial," ujar dia, Jumat, 9 April 2021.

ADAM PRIREZA/LANI DIANA






Megawati Ingin Bangun Kantor Partai di Empat Pulau Terluar, Ini Alasannya

3 jam lalu

Megawati Ingin Bangun Kantor Partai di Empat Pulau Terluar, Ini Alasannya

Ketua Umum PDIP Megawati ingin memiliki kantor partai di Sabang, Merauke, Miangas, dan Pulau Rote


Usai Temui Rocky Gerung, Gibran: Sudah Tidak Ada Lagi Cebong dan Kampret

8 jam lalu

Usai Temui Rocky Gerung, Gibran: Sudah Tidak Ada Lagi Cebong dan Kampret

Gibran mengatakan kunjungannya ke rumah Rocky Gerung yang kerap mengkritisi pemerintahan Jokowi itu tidak ada ketegangan justru berdiskusi santai


Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

10 jam lalu

Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

Muhaimin Iskandar menyatakan telah sepakat dengan Prabowo Subianto untuk terus memperbesar koalisi mereka dengan merekrut partai lainnya.


PDIP Terus Singgung Pemilu 2009 Curang, Ini Kata Pengamat

10 jam lalu

PDIP Terus Singgung Pemilu 2009 Curang, Ini Kata Pengamat

Pengamat menilai alasan PDIP menganggap Pemilu 2009 diwarnai kecurangan cukup kuat.


Relawan Ganjar Pranowo Batal Deklarasikan Dewan Kopral pada 1 Oktober

1 hari lalu

Relawan Ganjar Pranowo Batal Deklarasikan Dewan Kopral pada 1 Oktober

Ketua Umum Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) Immanuel Ebenezer, menyatakan deklarasi Dewan Kopral ditunda.


Dewan Kolonel Vs Dewan Kopral, Pengusung Puan Maharani Vs Pendukung Ganjar Pranowo

1 hari lalu

Dewan Kolonel Vs Dewan Kopral, Pengusung Puan Maharani Vs Pendukung Ganjar Pranowo

Belum lama ini pendukung Puan Maharani di DPR membuat Dewan Kolonel, tak mau kalah pengusung Ganjar Pranowo dirikan Dewan Kopral.


Dewan Kolonel dan Kopral, Pengamat Nilai Internal PDIP Tidak Sehat

1 hari lalu

Dewan Kolonel dan Kopral, Pengamat Nilai Internal PDIP Tidak Sehat

Ujang Komarudin menilai kemunculan Dewan Kolonel dan wacana Dewan Kopral menunjukkan bahwa di internal PDIP tidak sehat.


Profil Bambang Wuryanto dan Utut Adianto yang Disebut Jenderalnya Dewan Kolonel Anggota PDIP untuk Pilpres 2024

1 hari lalu

Profil Bambang Wuryanto dan Utut Adianto yang Disebut Jenderalnya Dewan Kolonel Anggota PDIP untuk Pilpres 2024

Mendukung Puan Maharani ke Pilpres 2024, Anggota PDIP Johan Budi menginisiasi Dewan Kolonel. Bambang Wuryanto dan Utut Adianto disebut jenderalnya.


Profil Johan Budi Inisiator Dewan Kolonel: Dari Jurnalis, Jubir KPK, Staf Khusus Presiden, Anggota DPR F-PDIP

1 hari lalu

Profil Johan Budi Inisiator Dewan Kolonel: Dari Jurnalis, Jubir KPK, Staf Khusus Presiden, Anggota DPR F-PDIP

Puan Maharani mendapat dukungan dari sekelompok Anggota DPR fraksi PDIP yang disebut Johan Budi sebagai Dewan Kolonel. Ini profil eks Jubir KPK.


Dewan Kopral Bakal Dideklarasikan 1 Oktober Meski Ganjar Minta Semua Pihak Menahan Diri

1 hari lalu

Dewan Kopral Bakal Dideklarasikan 1 Oktober Meski Ganjar Minta Semua Pihak Menahan Diri

Ketua Ganjar Pranowo Mania Immanuel Ebenezer, menyatakan tetap akan membentuk dan mendeklarasikan Dewan Kopral pada 1 Oktober mendatang