Metro Terupdate: KRL Normal Usai Pohon Tumbang Dievakuasi, Soal Respons TMII

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Pejalan kaki melintas spanduk bergambar KRL di kawasan integrasi antar moda di Stasiun Tanah abang, Jakarta, Rabu, 4 November 2020. Jakarta terus berinovasi dan berhasil mengalahkan puluhan kota besar dunia lainnya, seperti Auckland, Bogota, Buenos Aires, Charlotte, Frankfurt, Moskow, San Francisco dan Sao Paulo. TEMPO Hilman Fathurrahman W

Jakarta - PT KAI Commuter menyatakan jalur KRL antara Stasiun Kebayoran - Stasiun Pondok Ranji kembali bisa dilalui pada Ahad sore, 11 April 2021.

1. KRL Rute Tanah Abang-Sudimara Normal Lagi Usai Pohon Tumbang Dievakuasi

Sebelumnya KRL di jalur tersebut disetop sementara karena terhalang pohon tumbang.

"Kedua jalur rel dapat sepenuhnya melayani perjalanan KRL mulai pukul 18:15 WIB. Meskipun demikian, saat ini KAI Commuter masih dalam proses mengurai antrean kereta yang sebelumnya terjadi," kata juru bicara PT KAI Commuter Sylviane Purba melalui keterangan tertulisnya, Ahad malam, 11 April 2021.

Ia menuturkan petugas telah menyelesaikan evakuasi, pembersihan jalur rel dan kabel listrik aliran atas dari batang pohon yang tumbang. Selain itu, perbaikan prasarana perkeretaapian di lokasi juga telah selesai. 

Para pengguna yang sebelumnya masih berada di dalam KRL KA 2074 juga telah dievakuasi dengan KRL KA 2081.

Sebelumnya rangkaian KA 2074 terkena bagian pohon tumbang hingga salah satu pantografnya patah.

Sylviane mengajak para pengguna juga diajak untuk selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan dengan selalu mengikuti arahan dari petugas, tidak memaksakan diri untuk naik ke kereta yang telah terisi sesuai aturan. "Serta tetap mengikuti protokol kesehatan 3M selama berada di stasiun maupun di dalam KRL."

2. Yayasan Harapan Kita Sebut Tak Pernah Minta Anggaran Negara Buat Kelola TMII

Sekretaris Yayasan Harapan Kita, Tria Sasangka Putra, mengatakan selama ini pihaknya tak pernah meminta anggaran dari negara untuk pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah alias TMII.

Menurut dia, seluruh kebutuhan pengelolaan dibiayai secara mandiri oleh YHK. “Untuk mengurus SDM, melaksanakan operasi manajemen, pemeliharaan, melanjutkan pembangunan, dan dengan pendanaan dibiayai langsung oleh YHK. Tanpa bantuan anggaran dari pemerintah,” tutur dia dalam konferensi pers secara daring pada Ahad, 11 April 2021.  

Tria menjelaskan, segala kebutuhan dalam bentuk anggaran pembangunan fasilitas baru, pengelolaan, perbaikan, perawatan, dan pelestarian TMII langsung menjadi negara dan bukan milik YHK.

Hal itu dikarenakan pengelolaan selalu dilakukan secara mandiri, termasuk pembiayaan kepada Badan Pengelola TMII. “YHK selalu memberikan bantuan kepada TMII, termasuk membiayai secara mandiri peningkatan dan pengembangan TMII sesuai amanah dari Keppres Nomor 51 Tahun 1977,” ucap Tria.

Sejak awal, kata Tria, mendiang Presiden Soeharto, dan istrinya, Tien Soeharto, sebagai penggagas TMII tidak berniat untuk melakukan swakelola TMII.

Hal itu dapat dilihat pada rentang waktu sejak pembangunan tahun 1972 hingga peresmian pada tahun 1975 TMII langsung dipersembahkan dan diserahkan oleh YHK kepada negara. Pihaknya hanya menerima penugasan dari negara untuk mengelola TMII. 

Selain ihwal respons pengelola TMII tersebut, berita KRL rute Tanah Abang-Sudimara normal kembali menjadi terupdate di kanal Metro. 

IMAM HAMDI | ADAM PRIREZA

Baca juga : TMII Bantah Tak Pernah Setor Penghasilan ke Negara






4 Pohon Tumbang di Jakarta Pusat Hari Ini, Diduga karena Hujan

2 hari lalu

4 Pohon Tumbang di Jakarta Pusat Hari Ini, Diduga karena Hujan

Pohon tumbang di Taman Suropati adalah jenis pohon mahoni berdiameter 200 cm sehingga menyebabkan kerusakan kabel listrik dan mobil.


Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

8 hari lalu

Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

Polres Metro Depok menetapkan pelaku pelecehan seksual di KRL sebagai tersangka. Terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.


Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

9 hari lalu

Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

Berikut syarat dan ketentuan naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta terbaru 2022.


Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

10 hari lalu

Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

Kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah menyiagakan 4.400 personel gabungan menjaga unjuk rasa di Jakarta, Selasa, 27 September 2022


KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

13 hari lalu

KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

KAI Commuter menyatakan sudah melakukan berbagai upaya agar pelecehan seksual tak terjadi. Tapi mengapa terus berulang?


Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

14 hari lalu

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

Tindakan pelecehan seksual kembali berulang di KRL. Pelaku sudah diserahkan ke polisi. Wajahnya terekam CCTV analytic, terlarang untuk masuk stasiun.


Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

15 hari lalu

Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

Pelaku pelecehan seksual di KRL ini melakukan masturbasi hingga ejakulasi. Pelaku sudah ditangkap Polres Metro Depok.


Mahasiswa UGM Ciptakan Robot untuk Atasi Masalah Pohon Tumbang

15 hari lalu

Mahasiswa UGM Ciptakan Robot untuk Atasi Masalah Pohon Tumbang

Pembuatan alat tersebut menjadi langkah preventif untuk permasalahan pohon tumbang tiba-tiba.


Hujan Es, Angin Kencang, dan Banjir Melanda Bandar Lampung

17 hari lalu

Hujan Es, Angin Kencang, dan Banjir Melanda Bandar Lampung

Awan cumulonimbus menimbulkan hujan lebat, hujan es, dan disertai angin kencang yang menyebabkan banjir dan pohon tumbang


Sarana Jaya Minta Suntikan Modal Rp 350 Miliar untuk Bangun TOD di Tanah Abang

22 hari lalu

Sarana Jaya Minta Suntikan Modal Rp 350 Miliar untuk Bangun TOD di Tanah Abang

Sarana Jaya berencana membangun proyek transit oriented development (TOD) di kawasan sentra primer Tanah Abang, Jakarta Pusat.