Masuki Pemeriksaan Saksi, Sidang Rizieq Shihab Besok Tak Disiarkan Via Daring

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Kawat berduri dipasang di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat berlangsungnya sidang kasus kerumunan dengan terdakwa Rizieq Shihab pada Jumat, 26 Maret 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

JAKARTA- Sidang Rizieq Shihab akan digelar besok, Senin, 11 April 2021 pukul 09.00 WIB di Pengadilan Negeri atau PN Jakarta Timur.

Humas PN Jakarta Timur, Alex Adam Faisal mengatakan sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum besok tak akan disiarkan secara daring.

“Sudah ada keputusan karena pemeriksaan saksi jadi tayangan live streaming ditutup. Akan dibuka kembali saat tuntutan,” ucap dia lewat sambungan telepon pada Ahad, 11 April 2021. 

Alex menjelaskan, keputusan itu diambil agar keterangan saksi yang tengah diperiksa tak mempengaruhi keterangan saksi lainnya. Dikhawatirkan, jika sidang disiarkan, keterangan saksi yang diperiksa tidak jujur. 

Menurut Alex, pihak pengadilan memperbolehkan media untuk meliput jalannya persidangan. Mereka telah menyiapkan dua layar televisi di ruang lobi pengadilan yang menyiarkan kondisi di dalam ruang sidang. 

Meski begitu, jumlah awak media yang bisa masuk dibatasi. “Nanti koordinasi antara teman-teman wartawan dengan petugas di depan (pengadilan) untuk menentukan siapa saja yang akan masuk meliput,” ucap dia. 

Sebelumnya, PN Jakarta Timur menyiarkan secara daring jalannya sidang Rizieq Shihab melalui YouTube, seperti saat agenda pembacaan dakwaan oleh JPU, eksepsi atau nota keberatan dari terdakwa dan agenda putusan sela oleh Majelis Hakim.

Sementara itu sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dari JPU pada 12 April 2021 untuk perkara nomor 221, 222 terkait kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat dan perkara nomor 226 terkait kerumunan di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Bogor.

Rencananya akan ada 10 saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan Rizieq Shihab pekan depan, termasuk mantan Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara dan mantan Kapolrestro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto.

ADAM PRIREZA

Baca juga : Disebut Bakal Jadi Saksi Sidang Rizieq Shihab, Kepala Dishub DKI: Belum Dapat Info 






Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

2 hari lalu

Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

Dunia bisnis dikejutkan dengan munculnya informasi meninggalnya Wakil Direktur Utama PT Multipolar Tbk. (MLPL) Rudy Ramawy pada Kamis malam, 22 September 2022.


Anies Ingatkan Pedagang Tak Ambil Untung Besar di Barang yang Diperlukan Rakyat

3 hari lalu

Anies Ingatkan Pedagang Tak Ambil Untung Besar di Barang yang Diperlukan Rakyat

Anies Baswedan mengingatkan kepada pedagang barang kebutuhan untuk rakyat banyak agar wajar dalam mengambil keuntungan.


YouTube Umumkan Cara Baru Monetisasi

3 hari lalu

YouTube Umumkan Cara Baru Monetisasi

Ayo Tambah Pundi-Pundi, YouTube Umumkan Cara Baru Monetisasi


Biden Ajak Perangi Rasisme dan Ekstremisme, Tuding Medsos Sebar Kebencian

9 hari lalu

Biden Ajak Perangi Rasisme dan Ekstremisme, Tuding Medsos Sebar Kebencian

Presiden Biden meminta orang Amerika lantang menentang rasisme dan ekstremisme, berharap Kongres hentikan medsos sebar kebencian


Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

10 hari lalu

Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

Dalam laporan majalah Tempo edisi 3 September 2022, Handik adalah salah satu penyokong skenario Ferdy Sambo.


Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

10 hari lalu

Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

Vonis lepas merupakan vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim ketika terdakwa bersalah, tetapi tidak dapat dipidana. Hal itu muncul di kasus KM 50.


Mengapa Penembakan Anggota FPI di KM 50 Masuk Kategori Unlawful Killing?

12 hari lalu

Mengapa Penembakan Anggota FPI di KM 50 Masuk Kategori Unlawful Killing?

Kasus penembakan anggota FPI di Km 50. Komnas HAM menyebut tewasnya 6 orang masuk kategori unlawful killing.


Xiaomi India Selidiki Kabar Redmi 6A Meledak Tewaskan Pemiliknya

12 hari lalu

Xiaomi India Selidiki Kabar Redmi 6A Meledak Tewaskan Pemiliknya

Xiaomi telah mengumumkan penyelidikan terhadap insiden ponsel Redmi 6A meledak hingga diduga menyebabkan kematian seorang perempuan di New Delhi.


Jaksa Kasus Unlawful Killing KM50 Bicara soal Kemungkinan PK

12 hari lalu

Jaksa Kasus Unlawful Killing KM50 Bicara soal Kemungkinan PK

JPU membuka kemungkinan mengajukan Peninjauan Kembali kasus KM50, asalkan ada novum atau bukti baru.


Menilik Kembali Temuan Komnas HAM di Kasus Unlawful Killing KM50

12 hari lalu

Menilik Kembali Temuan Komnas HAM di Kasus Unlawful Killing KM50

MA menolak permohonan kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum dalam kasus pembunuhan anggota Front Pembela Islam di KM50 Tol Jakarta-Cikampek.