Polda Metro Jaya Gelar Apel Operasi Keselamatan Jaya Menjelang Ramadan 2021

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Apel pasukan Operasi Keselamatan Jaya 2021 di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 12 April 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    Apel pasukan Operasi Keselamatan Jaya 2021 di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 12 April 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menggelar apel pasukan untuk Operasi Keselamatan Jaya 2021 dalam menyambut bulan Ramadan tahun ini. Apel itu dihadiri pula oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan Kasdam Jaya Brigadir Jenderal TNI M. Saleh Mustafa.

    Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran mengatakan operasi ini bertujuan untuk mengamankan jalannya ibadah di bulan suci bagi umat Islam, seperti puasa, salat tarawih dan tadarus.

    "Artinya dalam melaksanakan ibadah bulan puasa kita terus melakukan edukasi, sosialisasi, agar tetap disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ujar Fadil saat apel di kantornya, Senin, 12 April 2021.

    Fadil melanjutkan, operasi ini juga akan mencegah adanya kegiatan-kegiatan berkerumun seperti sahur on the road (SOTR). Menurut dia, SOTR hanya kebut-kebutan di jalan dan karena itu akan ditindak.

    "Operasi Keselamatan Jaya ini juga mensosialisasikan secara masif tentang imbauan tidak mudik," tutup Fadil.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan Operasi Keselamatan Jaya menyambut Ramadan ini akan digelar selama 14 hari, mulai 12 hingga 25 April 2021. Pasukan yang disiapkan mencapai 3.320 orang. "Gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemerintah DKI Jakarta," kata Yusri.

    Baca juga: Antisipasi Terorisme, Polda Metro Jaya Utamakan Preemtif Selama Bulan Ramadan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.